Malam Kelam Jay Idzes: Dari Kapten Ke Sorotan Media Italia Usai Kekalahan Memalukan Sassuolo 0-3 dari Juventus

Sepakbola Dunia
Jay Idzes, yang sejatinya tampil sebagai starter dan kapten tim, melakukan sebuah keputusan yang berakhir fatal. Foto: Jayidzes/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Pekan ke-19 Serie A Italia musim 2025/2026 menandai babak yang sulit dan penuh kontroversi bagi bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, setelah penampilan Sassuolo dihajar Juventus dengan skor 3-0 di Mapei Stadium pada Rabu (7/1) dini hari WIB.

Kekalahan telak tersebut tak hanya mengguncang posisi Neroverdi di klasemen, tetapi juga memicu sorotan tajam dari media-media Italia terhadap performa Jay Idzes yang dianggap “tak berdaya” bahkan melakukan blunder fatal yang berujung gol lawan.

Juventus Mendominasi Sejak Awal

Pertandingan itu berjalan dengan dominasi penuh Juventus. Sejak peluit dimulai, tim tamu menempatkan tekanan konstan ke lini belakang Sassuolo, memaksa para bek tuan rumah bekerja ekstra keras. Tekanan awal ini akhirnya membuahkan gol pembuka pada menit ke-16 melalui gol bunuh diri pemain Sassuolo, Tarik Muharemovic, yang salah mengantisipasi umpan silang dari Pierre Kalulu sehingga bola malah masuk ke gawang sendiri. Gol ini memantapkan dominasi Juventus di babak pertama dan membuat Sassuolo tertinggal sejak dini.

Baca Juga:Gelandang Lawan Ngaku Takluk: Pemain Persik Puji Thom Haye, Sebut Gelandang Terbaik Liga yang Sulit DihadangBojan Hodak Tutup Mulut Jelang El Clasico Indonesia: Tegas Tolak Bahas Duel Panas Persib vs Persija

Juventus terus menekan, tetapi hingga babak pertama usai, skor tetap 1-0 sementara Sassuolo nyaris tak menunjukkan perlawanan berarti. Juventus, yang dalam beberapa laga terakhir tampil inkonsisten, kali ini menemukan ritme permainan yang jauh lebih efektif.

Blunder Jay Idzes dan Momen Penentu Kekalahan

Momentum paling kontroversial terjadi di babak kedua, tepatnya pada menit ke-63. Jay Idzes, yang sejatinya tampil sebagai starter dan kapten tim, melakukan sebuah keputusan yang berakhir fatal. Saat menerima bola di lini belakang, ia mencoba melakukan operan mundur kepada kiper Arijanet Muric. Namun, operan tersebut terlalu lemah dan tak presisi sehingga berhasil direbut oleh striker Juventus Jonathan David, yang kemudian dengan tenang menggiring bola dan mencetak gol ketiga untuk Juventus dalam situasi satu lawan satu.

Kesalahan ini sontak menjadi sorotan utama media Italia. Banyak ulasan menilai bahwa keputusan dan eksekusi teknik Jay Idzes dalam situasi tersebut terlalu terburu-buru dan kurang matang, terutama di momen yang sangat krusial. Media-media lokal menyebut blunder kecil itu sebagai titik balik pertandingan, yang akhirnya membawa Juventus menghancurkan Sassuolo tanpa ampun.

0 Komentar