RADARCIREBON.TV – Borneo FC Samarinda bergerak aktif pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pesut Etam itu resmi mendatangkan Ardi Idrus untuk menambah kedalaman dan kualitas di lini belakang. Kehadiran pemain berpengalaman tersebut diharapkan mampu memperkokoh pertahanan Borneo FC dalam persaingan menuju gelar juara.
Ardi Idrus direkrut dari Bhayangkara FC dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026. Bek sayap berusia 32 tahun itu dikenal memiliki jam terbang tinggi di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Manajemen Borneo FC menilai Ardi sebagai sosok yang tepat untuk menjawab kebutuhan tim pada putaran kedua kompetisi.
Dalam pernyataan resminya, Borneo FC menegaskan bahwa pengalaman panjang Ardi Idrus di Liga 1 menjadi alasan utama perekrutannya. Dengan karakter permainan yang disiplin, agresif, dan mampu membantu serangan dari sisi lapangan, Ardi diyakini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim asuhan Fabio Lefundes.
Baca Juga:7 Tanaman Paling Cocok Ditanam Saat Musim Hujan, Mudah Tumbuh dan Tahan Cuaca LembapHarga Fantastis! Deretan 7 Tanaman Hias Paling Mahal, Ada yang Tembus Miliaran
“Dengan kemampuan bertahan yang solid serta pengalaman bertanding yang matang, Ardi Idrus diharapkan menjadi bagian penting dalam sistem permainan tim pada paruh musim kedua,” tulis pernyataan resmi klub.
Kehadiran Ardi Idrus juga sekaligus menutup celah yang ditinggalkan Fajar Fathur Rahman. Sebelumnya, Borneo FC Samarinda memutuskan untuk melepas Fajar dengan status bebas transfer setelah kontraknya berakhir pada penghujung 2025. Posisi yang ditinggalkan Fajar cukup krusial karena sama-sama beroperasi di sektor sayap, sehingga manajemen bergerak cepat mencari pengganti sepadan.
Secara rekam jejak, Ardi Idrus bukan nama asing di sepak bola nasional. Ia pernah menjadi bagian penting Persib Bandung, turut membela Bali United, serta memiliki pengalaman bersama Persebaya Surabaya. Konsistensi penampilannya membuat Ardi dikenal sebagai bek sayap yang tangguh dan sarat pengalaman menghadapi tekanan laga besar.
Borneo FC Samarinda menilai tambahan tenaga Ardi Idrus akan membuat skuad lebih seimbang dan kompetitif. Target tim tidak sekadar bertahan di papan atas, melainkan menjaga peluang besar meraih gelar juara musim ini.
Saat ini, Borneo FC Samarinda masih memimpin klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan raihan 37 poin. Posisi tersebut tentu menjadi modal berharga, namun persaingan belum sepenuhnya aman. Sejumlah tim papan atas seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Malut United terus membayangi dan siap merebut puncak klasemen.
