RADARCIREBON.TV – Persaingan papan atas Liga Italia 2025/2026 kembali memanas usai Juventus dan AS Roma sama-sama meraih kemenangan pada giornata ke-19 yang digelar Rabu (7/1/2026) dini hari WIB. Dua tim yang menempati posisi empat dan lima klasemen sementara tersebut sukses menjalankan misi tiga poin demi menjaga asa bersaing di jalur Liga Champions.
Juventus tampil impresif saat melakoni laga tandang ke markas Sassuolo di Mapei Stadium. Menghadapi tim yang diperkuat bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, Si Nyonya Tua menunjukkan dominasi sepanjang pertandingan dan menang telak dengan skor 3-0.
Keunggulan Juventus mulai terbuka pada babak pertama melalui gol bunuh diri pemain Sassuolo, Tarik Muharemovic. Tekanan beruntun yang dilancarkan tim tamu membuat lini belakang tuan rumah kewalahan hingga kesalahan tak terhindarkan. Gol tersebut memberi Juventus kepercayaan diri untuk terus mengendalikan permainan.
Baca Juga:7 Tanaman Paling Cocok Ditanam Saat Musim Hujan, Mudah Tumbuh dan Tahan Cuaca LembapHarga Fantastis! Deretan 7 Tanaman Hias Paling Mahal, Ada yang Tembus Miliaran
Memasuki babak kedua, pasukan Massimiliano Allegri semakin agresif. Fabio Miretti menggandakan keunggulan lewat penyelesaian klinis setelah memanfaatkan celah di pertahanan Sassuolo. Tak berselang lama, Jonathan David memastikan kemenangan Juventus dengan gol ketiga yang mematikan. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuat Juventus tetap kokoh di peringkat keempat klasemen Serie A dengan koleksi 36 poin. Performa solid tersebut menjadi sinyal bahwa Bianconeri masih konsisten bersaing di papan atas, meski persaingan menuju Scudetto musim ini terbilang ketat.
Sementara itu, AS Roma juga meraih hasil positif dalam lawatannya ke Stadion Via del Mare, markas Lecce. I Giallorossi berhasil membawa pulang kemenangan 2-0 dalam laga yang berlangsung cukup ketat, terutama pada babak pertama.
Gol pembuka Roma dicetak oleh Evan Ferguson sebelum turun minum. Penyerang asal Irlandia itu memanfaatkan peluang dengan baik untuk membawa timnya unggul. Lecce sempat mencoba bangkit, namun solidnya pertahanan Roma membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.
Pada paruh kedua, Roma tampil lebih tenang dan disiplin. Artem Dovbyk kemudian menambah keunggulan melalui gol keduanya, memastikan Roma mengunci tiga poin penuh. Gol tersebut sekaligus mematikan perlawanan Lecce hingga akhir pertandingan.
