RADARCIREBON.TV – Marc Marquez kembali menyita perhatian publik MotoGP, bukan karena aksi agresifnya di lintasan, melainkan karena kejujurannya membicarakan masa depan karier. Pembalap Ducati Lenovo tersebut secara terbuka mengakui bahwa perjalanan panjangnya di MotoGP mungkin tidak akan berlangsung selama yang ia harapkan, meski secara mental masih memiliki hasrat besar untuk terus bersaing.
Di usia 32 tahun, Marquez masih menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara dunia MotoGP 2026. Kebangkitannya setelah cedera parah pada lengan yang dialami pada 2020 menjadi salah satu kisah comeback paling dramatis dalam sejarah balap motor. Setelah melalui masa sulit bertahun-tahun, ia berhasil kembali ke puncak dan membuktikan diri masih berada di level tertinggi.
Namun, di balik performa impresif tersebut, Marquez mulai realistis menilai batas kemampuan fisiknya. Dalam sebuah wawancara, ia menegaskan bahwa tantangan terbesar bagi atlet profesional bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi menentukan kapan harus berhenti.
Baca Juga:Alasan Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026: Sanksi FIFA Jadi SorotanPekan ke-21 Liga Inggris 2025/2026: Jadwal Fulham vs Chelsea dan Cara Nonton Live di Vidio
Menurut Marquez, secara mental dirinya masih merasa sangat kompetitif dan lapar akan kemenangan. Ia menyebut dorongan batin untuk terus membalap masih kuat, seolah tidak pernah pudar. Akan tetapi, kondisi fisik yang telah melalui banyak cedera membuatnya harus lebih berhati-hati dalam merencanakan masa depan.
“Secara mental saya belum ingin berhenti, hanya saja fisik bisa saja memberi batas lebih awal,” tutur Marquez.
Pembalap asal Spanyol itu menyadari bahwa MotoGP merupakan olahraga dengan tingkat risiko cedera yang sangat tinggi. Sepanjang kariernya, ia kerap mengambil risiko ekstrem demi hasil maksimal. Meski sejauh ini tubuhnya masih mampu bertahan, Marquez mengakui setiap musim akan menjadi bahan evaluasi penting bagi kelanjutan kariernya.
Situasi ini semakin menarik perhatian mengingat kontrak Marquez bersama Ducati akan berakhir pada akhir musim 2026, bertepatan dengan persiapan menuju era regulasi baru MotoGP 2027. Banyak pihak menilai, keputusan terkait masa depan Marquez akan sangat bergantung pada kondisi fisiknya dalam satu hingga dua musim ke depan.
Meski mulai berbicara soal pensiun, Marquez menegaskan dirinya belum kehilangan ambisi. Selama tubuh masih mampu bersaing di level tertinggi, ia akan terus berada di lintasan dan berjuang meraih kemenangan.
