RADARCIREBON.TV – Pembalap Prima Pramac Yamaha MotoGP, Jack Miller, mengungkap kisah unik dari masa lalunya menjelang bergulirnya musim MotoGP 2026. Rider asal Australia tersebut mengaku pernah berurusan dengan polisi di Spanyol ketika masih berusia belasan tahun, jauh sebelum namanya dikenal luas di ajang balap motor dunia.
Miller yang kini berusia 30 tahun akan menjalani musim ke-12 di kelas MotoGP pada 2026. Namun, perjalanan panjangnya di dunia balap sudah dimulai sejak debut di kelas 125cc pada 2011. Dalam sebuah video yang dirilis laman resmi MotoGP, Miller secara terbuka menceritakan pengalaman tak terlupakan saat dirinya berusia 15 tahun dan tinggal di Spanyol.
Kala itu, Miller tertangkap aparat kepolisian karena mengendarai skuter tanpa memiliki surat izin mengemudi. Ia mengaku kejadian tersebut menjadi pengalaman hidup yang membekas. Rider bernomor 43 itu bahkan harus dibawa ke kantor polisi di wilayah Manresa dan menjalani pemeriksaan intensif selama satu hari penuh.
Baca Juga:7 Tanaman Paling Cocok Ditanam Saat Musim Hujan, Mudah Tumbuh dan Tahan Cuaca LembapHarga Fantastis! Deretan 7 Tanaman Hias Paling Mahal, Ada yang Tembus Miliaran
“Saya pernah ditangkap polisi satu kali. Waktu itu umur saya 15 tahun dan mengendarai skuter tanpa SIM,” tutur Miller. Ia menambahkan bahwa dirinya sempat diminta melepas pakaian untuk memastikan tidak membawa benda berbahaya. Meski terdengar ekstrem, Miller menilai peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting yang membentuk kedewasaannya di usia muda.
Menurutnya, pengalaman semacam itu kini jarang dialami generasi muda. Miller menyebut kejadian tersebut sebagai bagian dari proses belajar kehidupan sebelum benar-benar menapaki karier profesional sebagai pembalap.
Sepanjang kariernya, Jack Miller memang dikenal memiliki perjalanan yang tidak biasa. Ia pernah menjadi runner-up Moto3 2014 di bawah Alex Marquez, lalu membuat keputusan berani dengan langsung naik ke MotoGP pada 2015 tanpa melewati kelas Moto2. Hingga saat ini, Miller telah mengoleksi empat kemenangan di kelas premier.
Pengalamannya membela berbagai pabrikan besar juga menjadi nilai tambah tersendiri. Miller pernah memperkuat Honda bersama LCR dan Marc VDS, kemudian membela Ducati melalui Pramac dan tim pabrikan, berlanjut ke KTM, hingga akhirnya kembali ke Pramac yang kini berafiliasi dengan Yamaha.
Memasuki MotoGP 2026, Miller berada di tahun terakhir kontraknya bersama Pramac Yamaha. Pengalamannya menunggangi motor bermesin V4 bersama Honda, Ducati, dan KTM membuatnya dipertahankan oleh tim, terutama untuk mendukung proyek pengembangan motor V4 Yamaha.
