×
RCTV live Streaming

Arsenal Terjungkal di Emirates: Saat Momentum Dua Kali Gagal Dimaksimalkan, Peluang Gelar Kian Tergadai

Sepakbola Dunia
Arsenal menjamu Liverpool di Emirates Stadium, sebuah laga yang diperkirakan akan menjadi perayaan kemenangan besar buat klub London Utara, namun berakhir dengan kekecewaan. Foto: Arsenal/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Dalam pekan krusial Premier League 2025/2026, Arsenal kembali menjadi sorotan utama setelah gagal memanfaatkan momen penting untuk memperlebar jarak di puncak klasemen, sebuah peluang yang justru terbuka lebar ketika rival-rival mereka terpeleset.

Kegagalan ini bukan sekadar satu hasil imbang, tetapi menunjukkan adanya tanda tanya besar terhadap mental dan kualitas Arsenal di fase penentu musim ini.

Babak Perjuangan di Emirates: Imbang Tanpa Gol Lawan Liverpool

Arsenal menjamu Liverpool di Emirates Stadium, sebuah laga yang diperkirakan akan menjadi perayaan kemenangan besar buat klub London Utara, namun berakhir dengan kekecewaan. Pertandingan yang digelar pada Kamis (8/1/2026) berakhir 0-0 tanpa gol, setelah kedua tim gagal mencetak gol meski menciptakan sejumlah peluang. Arsenal, yang membutuhkan tiga poin itu untuk menjauh dari kejaran rival mereka, justru kembali menunjukkan serangan yang kurang mematikan.

Baca Juga:12 Posisi Terbaru Klasemen BRI Super League 2025/2026 yang Bikin Musim Makin Tak Terduga!Mengapa Mike Rajasa Terpukau dengan Gaya Kepelatihan Nova Arianto?  

Dominasi penguasaan bola di babak pertama tak mampu diubah menjadi gol. Peluang terbaik pun bukan datang dari pemain Arsenal, melainkan dari Conor Bradley bek kanan Liverpool yang berhasil melepaskan tembakan ke arah gawang setelah miskomunikasi pertahanan Arsenal, tetapi bola membentur mistar. Sementara itu, The Gunners kesulitan menembus pertahanan Liverpool secara konsisten, terutama di babak kedua ketika mereka tak mampu mencatatkan tembakan signifikan ke gawang.

Hasil ini juga mengakhiri laju lima kemenangan beruntun Arsenal di liga, sebuah prestasi positif yang sebelumnya memberi harapan besar bagi suporter. Tetapi di hari itu, Arsenal tampak tidak tajam, sebuah klub yang biasanya dinamis di lini serang justru kehilangan ritme.

Momentum yang Hilang: Rival Ikut Gagal, Tapi Arsenal Tetap Terikat

Kesempatan terbesar Arsenal untuk memutus persaingan datang justru bukan dari performa mereka sendiri, melainkan dari kegagalan tim rival. Pada hari sebelumnya, Manchester City hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Brighton, membuka peluang emas buat Arsenal untuk menjauh delapan poin dari posisi kedua klasemen. Itu adalah momen yang seharusnya dimaksimalkan secara penuh tetapi gagal.

Jika Arsenal mampu meraih tiga poin di Emirates, bukan hanya jarak poin akan meningkat, tetapi tekanan mental kepada tim-tim lain seperti Manchester City dan Aston Villa akan semakin besar menjelang fase kedua musim. Namun, dengan hasil imbang itu, Arsenal hanya unggul enam poin saat ini, jauh dari jarak tak terkejar yang ideal pada titik ini di liga.

0 Komentar