Statistik dan Fakta Panas Persib Bandung vs Persija Jakarta: Ancaman Macan Kemayoran di Paruh Kedua

Statistik dan Fakta Panas Persib Bandung vs Persija Jakarta: Ancaman Macan Kemayoran di Paruh Kedua
ig @persija
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pertandingan sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menyedot perhatian publik sepak bola nasional. Duel klasik yang kerap disebut sebagai El Clasico Indonesia ini bukan hanya menyajikan rivalitas panjang, tetapi juga menjadi pertarungan krusial dalam persaingan papan atas klasemen sementara Liga 1 musim 2025/2026.

Hingga awal tahun 2026, Persib Bandung dan Persija Jakarta telah berjumpa sebanyak lima kali di ajang Liga 1. Dari rangkaian pertemuan tersebut, Persib mencatatkan dua kemenangan, sementara Persija hanya sekali menang, dan dua laga lainnya berakhir tanpa pemenang. Fakta ini menunjukkan bahwa duel kedua tim cenderung berjalan ketat dan sulit diprediksi.

Pertemuan terakhir kedua rival abadi ini terjadi pada 16 Februari 2025 dan berakhir imbang dengan skor 2-2. Hasil tersebut kembali menegaskan bahwa laga Persib kontra Persija hampir selalu diwarnai drama dan tensi tinggi hingga menit akhir.

Baca Juga:PSM Makassar Tantang Bali United di Pekan Terakhir Putaran Pertama Super League 2025/2026Federico Barba Kembali Berlatih Bersama Persib Jelang Duel Kontra Persija, Bojan Hodak Tanggapi Isu Transfer

Pada pertemuan kali ini, tensi dipastikan semakin meningkat karena kedua tim sama-sama mengoleksi 35 poin dan sedang bersaing langsung di papan atas klasemen. Persija Jakarta menempati posisi kedua, unggul selisih gol atas Persib Bandung yang berada tepat di bawahnya di peringkat ketiga. Kondisi ini membuat laga nanti berpotensi menjadi penentu arah persaingan menuju paruh kedua musim.

Dari sisi performa terkini, Persija Jakarta datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Bhayangkara FC dan Persijap Jepara. Kendati demikian, Macan Kemayoran masih menyimpan pekerjaan rumah, khususnya terkait performa di babak pertama.

Catatan menunjukkan bahwa dalam enam pertandingan terakhir, Persija belum mampu mencetak gol di paruh awal laga. Satu-satunya gol di babak pertama terjadi saat menghadapi Bhayangkara FC, itu pun melalui eksekusi penalti di menit-menit akhir babak pertama. Fakta ini menimbulkan sorotan terhadap efektivitas lini depan Persija sejak awal pertandingan.

Ketajaman penyerang juga menjadi perhatian. Dalam tiga laga terakhir melawan Semen Padang, Bhayangkara FC, dan Persijap Jepara, tidak satu pun gol Persija tercipta dari skema permainan terbuka. Allano Lima menjadi satu-satunya pencetak gol, itu pun melalui titik putih saat menghadapi Bhayangkara.

0 Komentar