×
RCTV live Streaming

Fawwas Rosdiana Balita 8 Bulan Menderita Atresia Bilier & Hernia – Video

Fawwas Rosdiana Balita 8 Bulan Menderita Atresia Bilier & Hernia
0 Komentar

Fawwas Rosdiana, balita asal Desa Getrakmoyan, Kabupaten Cirebon, menderita hernia dan atresia bilier, serta mengalami pembengkakan perut.

Fawwas Rosdiana, balita delapan bulan asal Desa Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, menderita atresia bilier dan hernia. Atresia bilier merupakan kelainan langka bawaan pada bayi baru lahir di mana saluran empedu tidak terbentuk sempurna atau tersumbat, dan menyebabkan kerusakan pada organ hati.

Fawwas merupakan anak kedua yang terlahir kembar dari pasangan orang tua Viantika dan Asep Rosdiana. Asep yang bekerja sebagai sopir pabrik harus berjuang untuk pengobatan sang buah hati yang menderita atresia bilier dan hernia. Fawwas sempat menjalani operasi pertama penyakit atresia bilier dengan memasang saluran empedu, dan operasi kedua untuk penyakit hernia di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Baca Juga:PT. KCSM Buka Lahan Sawit Di 3 Daerah Selain Cirebon – VideoTPS 3R Desa Sindangjawa Terkendala Suplai Sampah Berlebih – Video

Usai menjalani operasi penyakit yang diderita, Fawwas mengalami pembengkakan pada bagian perut yang membesar hingga diameter lima puluh delapan sentimeter. Menurut Viantika, orang tua Fawwas, perut sang buah hati terus membesar dan membuat Fawwas kerap menangis lama karena menderita sakit. Transplantasi hati menjadi jalan satu-satunya bagi Fawwas agar bisa sehat dan tumbuh normal seperti anak-anak di usianya.

Sementara, untuk membantu biaya pengobatan, Pemerintah Desa Getrakmoyan melakukan donasi ke masyarakat di dua blok dan terkumpul sekitar lima juta rupiah. Uang donasi dari masyarakat nantinya akan diserahkan untuk membantu dan meringankan proses pengobatan Fawwas yang membutuhkan biaya besar.

Orang tua Fawwas juga berharap ada bantuan dari pemerintah daerah agar sang buah hati bisa melakukan transplantasi atau cangkok hati. Pasalnya, meski biaya pengobatan bisa dicover oleh BPJS, namun proses operasi cangkok hati bagi pendonor membutuhkan biaya besar ditambah biaya operasional yang juga tidak sedikit.

0 Komentar