RADARCIREBON.TV – Hari ini, Sabtu, 10 Januari 2026. GOR Terpadu A. Yani menjadi tuan rumah dua pertandingan Proliga 2026 yang mempertemukan tim-tim dengan karakter bertolak belakang. Dari sektor putri hingga putra, penonton akan disuguhi duel yang menjanjikan tensi tinggi sejak awal.
Pertandingan pertama digelar pukul 16.00 WIB. Medan Falcons, tim yang relatif baru di panggung Proliga putri, langsung diuji oleh Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Bagi Falcons, ini bukan sekadar laga biasa. Setiap pertandingan menjadi ajang pembuktian bahwa mereka layak bersaing dengan klub-klub mapan.
Gresik Phonska datang dengan reputasi berbeda. Tim ini dikenal stabil dan punya tradisi panjang di Proliga. Mereka terbiasa bermain rapi, disiplin, dan jarang terpancing emosi. Itu sebabnya Falcons harus bermain dengan energi ekstra jika ingin memberi kejutan. Kecepatan serangan dan keberanian mengambil risiko bisa menjadi kunci bagi tim asal Medan tersebut.
Baca Juga:Bojan Hodak Buka Suara soal Absennya Tiga Pemain Jelang Big Match Persib vs PersijaMarc Klok dan Reijnders Kembali! Kekuatan Persib Meningkat Jelang Duel Panas Kontra Persija
Bagi penonton, duel ini menarik karena mempertemukan dua filosofi yang berbeda. Falcons cenderung bermain agresif dan mengandalkan momentum. Gresik lebih sabar, menunggu celah. Benturan gaya seperti ini sering menghasilkan pertandingan yang seru dan sulit ditebak.
Selepas itu, panggung akan diambil alih sektor putra pada pukul 19.00 WIB. Jakarta LavAni Livin’ Transmedia akan berhadapan dengan Jakarta Garuda Jaya. Laga ini langsung menjadi salah satu yang paling ditunggu di awal musim.
LavAni datang dengan status unggulan. Mereka punya skuad bertabur pemain berpengalaman dan sudah terbiasa bermain di laga-laga besar. Setiap musim, tim ini selalu dibebani target tinggi, dan musim 2026 tidak berbeda. Tekanan itu justru sering menjadi bahan bakar mereka untuk tampil dominan.
Di sisi lain, Jakarta Garuda Jaya membawa semangat yang berbeda. Tim ini dikenal sebagai “laboratorium” pemain muda. Banyak talenta nasional lahir dari klub ini. Walau sering tidak diunggulkan, Garuda Jaya kerap menyulitkan lawan dengan permainan cepat dan tanpa beban.
Duel ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini juga tentang adu mental. LavAni dituntut tampil konsisten dan tidak lengah. Garuda Jaya justru bisa bermain lebih lepas karena tak banyak yang menaruh ekspektasi besar pada mereka.
