Jalan poros di Desa Getrakmoyan, Kabupaten Cirebon, delapan tahun rusak dan tak tersentuh perbaikan pemerintah daerah.
Masyarakat Desa Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, selama delapan tahun terus bersabar dengan kondisi akses jalan rusak dan berubah menjadi kolam saat diguyur hujan. Kerusakan jalan yang sudah menahun ini tak tersentuh perbaikan pemerintah daerah, padahal menjadi akses satu-satunya bagi masyarakat.
Jalan poros kabupaten di dess Getrakmoyan ini merupakan akses penghubung tiga kecamatan, yakni Pangenan, Karangsembung, dan Gebang. Kerusakan jalan yang kian parah diklaim menghambat roda perekonomian, pendidikan, hingga akses kesehatan masyarakat.
Baca Juga:PT. KCSM Buka Lahan Sawit Di 3 Daerah Selain Cirebon – VideoTPS 3R Desa Sindangjawa Terkendala Suplai Sampah Berlebih – Video
Menurut Kuwu Getrakmoyan, Junandi, kondisi jalan rusak diperkirakan sepanjang satu kilometer. Dan rencananya akan ada pengaspalan dengan alokasi anggaran dari dana PIK kecamatan, meskipun pengerjaannya diperkirakan hanya sekitar dua ratus meter.
Sementara, Kuwu Getrakmoyan mengeluh sering menjadi sasaran amarah masyarakat akibat kerusakan jalan, padahal kewenangan jalan ada pada Pemerintah Kabupaten Cirebon. Namun, pemerintah desa tak bisa berbuat banyak dan hanya menanti kepastian perbaikan jalan yang tidak tahu kapan akan direalisasikan.
Selama delapan tahun terakhir, pemerintah desa selalu mengusulkan perbaikan jalan poros penghubung tiga kecamatan ini agar bisa direkonstruksi. Namun usulan pemerintah desa Getrakmoyan selalu gagal, dan berimbas pasa semakin parahnya kondisi kerusakan jalan.