RADARCIREBON.TV – Pertandingan antara Semen Padang melawan Persis Solo menyajikan drama menarik pada babak pertama. Laga yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (11/1/2026) sore itu berakhir dengan skor sementara 1-1. Duel ini menjadi sorotan karena Semen Padang gagal memanfaatkan dua peluang emas melalui titik putih.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Semen Padang tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Kabau Sirah langsung mengambil inisiatif serangan dengan menekan lini pertahanan Persis Solo. Intensitas permainan tinggi membuat tim tamu lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.
Peluang besar pertama datang pada menit ke-15 ketika wasit menunjuk titik penalti untuk Semen Padang. Cornelius Stewart yang dipercaya sebagai eksekutor diharapkan mampu membawa timnya unggul lebih dulu. Namun, eksekusi penyerang asing tersebut gagal berbuah gol, sehingga skor tetap imbang tanpa gol.
Baca Juga:Bupati Majalengka Imbau Bobotoh Tak Nekat ke Bandung, Siapkan Nobar Persib vs Persija di MCCStatistik dan Fakta Panas Persib Bandung vs Persija Jakarta: Ancaman Macan Kemayoran di Paruh Kedua
Meski gagal mencetak gol, Semen Padang tidak mengendurkan tekanan. Serangan demi serangan terus dilancarkan melalui kombinasi lini tengah dan sayap. Usaha tersebut kembali membuahkan peluang penalti kedua pada menit ke-36. Kali ini, Irsyad Maulana maju sebagai algojo, namun hasilnya kembali mengecewakan. Tendangannya tidak mampu menggetarkan jala gawang Persis Solo.
Namun, Irsyad Maulana tidak larut dalam kegagalan. Masih di menit yang sama, pemain bernomor punggung 11 itu berhasil menebus kesalahannya. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Persis Solo, Irsyad mencetak gol melalui permainan terbuka dan membawa Semen Padang unggul 1-0. Gol tersebut disambut sorak sorai pendukung tuan rumah yang memadati stadion.
Keunggulan Semen Padang membuat Persis Solo meningkatkan tempo permainan. Tim tamu mulai berani keluar menekan dan mencoba membongkar pertahanan Kabau Sirah. Usaha tersebut membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Pada menit 45+4’, Zanadin Fariz mencetak gol penyeimbang setelah menerima umpan matang dari Gervane Kastaneer. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor imbang 1-1 tetap bertahan. Semen Padang unggul penguasaan bola dan peluang, namun kegagalan mengeksekusi dua penalti menjadi catatan penting. Sementara itu, Persis Solo patut diapresiasi karena mampu memanfaatkan satu peluang untuk menyamakan kedudukan.
