Prediksi HSBC: Harga Emas Dunia Berpotensi Melejit ke US$ 5.050 di Awal 2026

foto
ilustrasi/ freepik
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Harga emas dunia diprediksi bakal makin panas di awal tahun 2026. Analis HSBC memperkirakan, naiknya risiko geopolitik global bisa mendorong harga emas menembus level US$ 5.050 per troy ons pada paruh pertama 2026.

Mengutip laporan dari Mining.com, Minggu (11/1/2026), HSBC menyebut target harga emas dalam enam bulan pertama 2026 naik dibanding proyeksi sebelumnya.

Awalnya diperkirakan mentok di US$ 5.000, kini dinaikkan jadi US$ 5.050 per troy ons.

Baca Juga:Resmi! Jadwal & Harga Tiket Piala Asia Futsal 2026, Mulai Rp75 Ribu!Harga Jay Idzes Melejit di Serie A, Bek Timnas Indonesia Jadi Termahal di Asia Tenggara

Meski begitu, HSBC juga mengingatkan bahwa harga emas nggak bakal naik terus tanpa hambatan. Di paruh kedua 2026, emas diprediksi bisa mengalami koreksi cukup dalam.

Bahkan, untuk sepanjang tahun ini, harga emas disebut bisa turun hingga ke level US$ 3.950 per troy ons.

Menurut HSBC, koreksi ini bisa terjadi kalau tensi geopolitik mulai mereda atau jika bank sentral AS (The Fed) berhenti menurunkan suku bunga. Dua faktor ini dinilai sangat berpengaruh terhadap pergerakan harga emas.

“Kami memperkirakan kisaran yang luas untuk harga emas antara US$ 3.950 – 5.050 per troy ons untuk tahun 2026 dan harga akhir tahun sebesar US$ 4.450 per troy ons,” tulis HSBC. Artinya, pergerakan harga emas ke depan diprediksi bakal cukup fluktuatif.

“Kami percaya bahwa emas akan terus diuntungkan dari permintaan bank sentral yang kuat, kekhawatiran yang berkelanjutan atas dolar AS yang lebih lemah, dan minat yang berkelanjutan pada ETF yang didukung emas,” tulis HSBC

HSBC juga menyoroti peran bank sentral dunia yang masih gencar memborong emas. Permintaan kuat dari bank-bank sentral ini dinilai jadi salah satu alasan utama kenapa harga emas tetap punya peluang naik.

Selain itu, kekhawatiran terhadap melemahnya dolar AS dan minat investor terhadap produk ETF berbasis emas juga terus menopang harga logam mulia tersebut.

Baca Juga:PSS Sleman Taklukkan PSIS 2-1, Gol Cepat Junior Haqi Jadi PenentuMartina Ayu Pratiwi Langsung Bidik Asian Games 2026 Usai Borong 5 Emas di SEA Games

Ke depan, HSBC melihat tren emas masih cenderung positif. Harga emas diperkirakan bisa bertahan di level rata-rata US$ 4.625 per troy ons pada 2027, lalu naik lagi ke sekitar US$ 4.700 per troy ons pada 2028.

Buat investor, kondisi ini menunjukkan kalau emas masih jadi aset “safe haven” yang patut diperhitungkan, meski tetap harus siap menghadapi naik-turun harga yang cukup tajam.

0 Komentar