RADARCIREBON.TV – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memberi penjelasan jelas tentang durasi kontrak pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang sebelumnya sempat disorot banyak pihak. Kontrak Herdman disebut menggunakan skema 2+2 tahun, artinya perjanjian utama berlangsung selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi jika target yang ditetapkan federasi tercapai.
Skema kontrak ini diumumkan oleh Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, yang menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja merancang waktu kerja pelatih asal Inggris itu agar tidak “membebani” kepengurusan federasi berikutnya yang akan mengambil alih jabatan di tahun 2027.
“Kontraknya dua plus dua tahun. Jadi kalau dalam dua tahun itu oke, kita lanjutkan dua tahun berikutnya,” ujar Arya.
Baca Juga:FIM Terapkan Aturan Keselamatan Baru di MotoGP & WorldSBK 2026: Restart Motor Dilarang di Run-off!Jadwal Lengkap MotoGP 2026: 22 Seri Balapan Dunia, Mandalika Indonesia Termasuk!
Detail Kontrak dan Maksudnya
Durasi kontrak John Herdman yang ditetapkan PSSI memang menarik karena desainnya memberikan fleksibilitas. Perjanjian resmi berdurasi dua tahun berakhir pada 2028, namun jika Herdman memenuhi target yang ditetapkan, kontrak bisa diperpanjang hingga 2029. Ini berarti potensi kerja sama antara Herdman dan PSSI bisa berlangsung sampai empat tahun.
PSSI menilai bahwa pengaturan kontrak seperti ini memberikan ruang lega bagi pengurus berikutnya untuk mengevaluasi keputusan secara independen setelah masa kepengurusan Erick Thohir berakhir pada 2027. “Pak Erick inginnya pada saat dia selesai, pengurus berikutnya jangan ada beban,” tambah Arya. Artinya, kontrak Herdman tidak akan menjadi beban struktural bagi kepengurusan baru karena masih bisa dinegosiasikan ulang ketika masa jabatan federasi berganti.
Konteks Penunjukan John Herdman
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada awal Januari 2026. Ia datang menggantikan Patrick Kluivert yang kontraknya berakhir singkat setelah Timnas Indonesia tersingkir dari babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Herdman pun dilihat sebagai jawaban atas kebutuhan strategi jangka panjang federasi untuk meningkatkan prestasi tim nasional.
Pelatih berusia 50 tahun ini memiliki pengalaman internasional yang cukup kuat dan unik, termasuk mencatatkan prestasi bersama tim nasional putra dan putri Kanada dalam kompetisi besar seperti Piala Dunia. Hal inilah yang membuat PSSI memandang Herdman sebagai figur yang tepat untuk membawa arah baru dalam perkembangan sepak bola Indonesia.
