Skandal Naturalisasi Memanas, Manajemen Timnas Malaysia Terancam Dipanggil Polisi

Skandal Naturalisasi Memanas, Manajemen Timnas Malaysia Terancam Dipanggil Polisi
ig @inilah_arena
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Skandal naturalisasi pemain keturunan palsu di tubuh Timnas Malaysia kembali memanas. Setelah menyeret federasi, kini manajemen Timnas Malaysia ikut terancam diperiksa polisi seiring berjalannya penyelidikan kasus pemalsuan dokumen yang mengguncang sepak bola Negeri Jiran.

Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Yusoff Mahadi, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian sudah memeriksa sedikitnya delapan saksi dalam kasus ini. Yusoff sendiri mengaku telah dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai pimpinan tertinggi federasi.

Situasi tersebut memunculkan spekulasi luas: apakah manajemen Timnas Malaysia, termasuk jajaran eksekutifnya, akan menyusul dipanggil aparat penegak hukum?

Baca Juga:Bukan Target Instan! Ini Misi Besar John Herdman Bersama Timnas IndonesiaTak Terbebani Era John Herdman, Beckham Putra: Timnas Itu Bonus, Fokus Juara Bersama Persib

Menanggapi hal itu, Yusoff menegaskan bahwa seluruh proses sepenuhnya berada di tangan kepolisian. Namun, ia tak menampik bahwa penyelidikan kemungkinan besar akan merembet ke tim nasional.

“Itu urusan polisi, bukan saya yang menentukan,” ujar Yusoff.“Namun yang pasti, ketika polisi turun tangan, mereka akan memulai penyelidikan dari sumber utama terlebih dahulu,” imbuhnya.

Menurut Yusoff, FAM menjadi titik awal penyelidikan, sementara Timnas Malaysia merupakan bagian dari struktur tersebut. Artinya, pemanggilan terhadap manajemen tim nasional, termasuk CEO Timnas Malaysia Rob Friend, hanya tinggal menunggu waktu.

Namun, Yusoff menekankan bahwa polisi tidak bisa serta-merta memeriksa individu tertentu tanpa prosedur yang jelas.

“Sumbernya adalah FAM. Setelah penyelidikan di FAM selesai, barulah mereka akan bergerak ke tim nasional atau pihak lain yang terlibat,” tegasnya.“Mereka tidak bisa langsung menemui individu itu tanpa melalui pimpinan federasi terlebih dahulu.”

Skandal ini sendiri telah berkembang menjadi salah satu kasus terbesar dalam sejarah sepak bola Malaysia. Sebanyak 45 laporan polisi dilaporkan telah masuk terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain keturunan bodong Timnas Malaysia.

FIFA sebelumnya telah menjatuhkan sanksi tegas berupa skorsing satu tahun kepada para pemain tersebut, disertai denda finansial dan pembatalan tiga pertandingan resmi Timnas Malaysia. Namun alih-alih fokus berbenah, FAM justru memilih langkah kontroversial.

Baca Juga:Mendadak Ditunda! John Herdman Gagal Diperkenalkan Hari Ini, PSSI Masih BungkamKaget Iklim Tropis, John Herdman Alami Gangguan Kesehatan: PSSI Tunda Perkenalan Pelatih Timnas Indonesia

Federasi Malaysia dilaporkan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dengan harapan sanksi FIFA bisa dibatalkan agar para pemain tersebut dapat kembali beraktivitas di dunia sepak bola.

0 Komentar