Susu Segar Dari Kandang Warisan – Video

Susu Segar Dari Kandang Warisan
0 Komentar

Di sudut Desa Kalibaru, Kabupaten Cirebon, sebuah kandang sapi menjadi sumber kehidupan bagi satu keluarga. Dari lahan pribadi peninggalan orang tua, Sabudi konsisten menjalankan usaha peternakan sapi perah selama lebih dari tiga dekade. ‎

Di sudut Desa Kalibaru, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Sabudi masih setia merawat peternakan sapi perah yang menjadi warisan keluarganya. Usaha ini telah ia geluti sejak tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh dua. ‎

Berlokasi di Jalan Al-Baqoroh Desa Kalibaru, peternakan ini menjadi tumpuan ekonomi Sabudi dan keluarga. Dari kandang sederhana ini, berbagai jenis sapi dipelihara, mulai dari sapi perah hingga sapi potong. ‎

Baca Juga:Dewan dan Warga Apresiasi Perbaikan Jalan Perumahan Sekar Kemuning Asri – VideoAtap SDN Andir 2 di Majalengka Ambruk – Video

Sabudi memelihara sapi perah hitam putih, serta sapi potong jenis limosin dan simental. Total terdapat tujuh jenis sapi yang dirawat dengan pola pakan terjaga. ‎

Untuk menjaga kualitas, Sabudi mengandalkan rumput kaca dan rumput odot sebagai pakan utama, ditambah dedak dan ampas tahu sebagai nutrisi tambahan, serta vitamin dan vaksin dari tenaga kesehatan hewan. ‎

Dari sapi perahnya, Sabudi mampu menghasilkan susu segar sekitar sepuluh hingga lima belas liter setiap hari. Susu ini dijual langsung kepada warga dengan cara berkeliling setiap pagi. ‎

Harga susu segar terbilang terjangkau. Satu liter dijual sekitar delapan ribu rupiah, kemasan botol lima ribu rupiah. Sementara kemasan kecil plastik seharga seribu rupiah. Selain itu, susu juga dikemas dengan berbagai varian rasa. ‎‎

Dalam perjalanannya, Sabudi juga pernah menghadapi masa sulit. Wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK sempat menyebabkan kerugian besar. Sebagian sapi terpaksa dijual dengan harga rendah. ‎

Selain sapi perah, Sabudi kini mulai mengembangkan penggemukan sapi, terutama untuk kebutuhan hewan qurban. Meski begitu, sapi perah tetap menjadi andalan utama penghasilan harian. ‎

Hingga saat ini, usaha peternakan dijalankan secara mandiri. Sabudi berharap ada dukungan dari pemerintah, namun tetap mengutamakan kemandirian dalam mengembangkan usahanya. ‎‎

Baca Juga:Viral Pemandu Ziarah Sebut Puser Bumi Tembus Ke Makkah – VideoSanitary Landfill Akan Dilanjutkan di 2026 – Video

Dari kandang sederhana di Desa Kalibaru, Sabudi membuktikan warisan keluarga dapat menjadi sumber kehidupan, sekaligus penggerak ekonomi desa yang terus bertahan di tengah berbagai tantangan.

0 Komentar