Harga Emas Hari Ini Melonjak 65% Tercatat US$ 4.543/troy ons Menjadi Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas
Foto: Ilustrasi Emas Antam
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Harga emas dunia naik pada perdagangan pagi ini. Rekor baru pun tercipta.

Pada Senin (12/1/2026) pukul 07:02 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 4.543/troy ons. Naik 0,72% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang masa.

Harga emas melanjutkan performa gemilang yang tercetak pada 2025. Sepanjang tahun lalu, harga sang logam mulia melonjak lebih dari 65%.

Baca Juga:Tak Kapok! Beckham Putra Blak-blakan Alasan Selebrasi 'Kedinginan' Meski Pernah Kena Denda Rp 75 JutaBeli Emas Antam Apakah Menguntungkan? Yuk Intip 5 Keuntungan Investasi Emas

Tren Harga Emas Hari Ini dan Prediksi Mendatang

Pergerakan emas domestik sepanjang pekan ini mencerminkan tren penguatan solid, sejalan dengan lonjakan global ke rekor baru. Arus dana safe haven tetap deras, menopang harga emas lokal. Kondisi ini memberi sinyal tren mendatang masih konstruktif dan positif, terutama jika ketidakpastian global dan minat lindung nilai berlanjut dalam jangka menengah depan.

Ekspektasi kebijakan The Fed terus membentuk arah emas pekanan. Peluang penurunan suku bunga yang fluktuatif, data tenaga kerja melemah, serta sentimen geopolitik meningkatkan ketidakpastian. Lingkungan ini cenderung mendukung emas, karena imbal hasil riil tertekan dan permintaan aset aman tetap terjaga pada horizon waktu dekat global.

Kombinasi faktor fundamental dan teknikal semakin memperkuat prospek emas. Pembelian bank sentral, konflik geopolitik, dan kontraksi manufaktur AS menopang fundamental. Secara teknikal, RSI di atas 50 di pekan ini menjaga bias bullish. Sementara, Goldman Sachs, JPMorgan, ANZ, dan Morgan Stanley memproyeksikan harga tinggi hingga 2026, bahkan menuju rekor baru global.

Meski tren utama menguat, risiko koreksi jangka pendek tetap terbuka. Kondisi jenuh beli pada Stochastic RSI berpotensi memicu konsolidasi. Fluktuasi data ekonomi dan perubahan ekspektasi suku bunga dapat memicu aksi ambil untung, sehingga pergerakan harga cenderung volatil dalam beberapa pekan ke depan.

Secara keseluruhan, prospek emas jangka pendek hingga menengah tetap positif. Proyeksi UBS, HSBC, dan Goldman Sachs melihat peluang harga mendekati USD5.000 per troy ons. Selama pelonggaran moneter dan ketegangan geopolitik berlanjut, emas diperkirakan bertahan kuat sebagai aset lindung nilai utama bagi investor domestik dan global.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

0 Komentar