RADARCIREBON.TV – Musim Liga 1 Indonesia 2025/2026 memasuki fase krusial dengan persaingan yang semakin memanas di papan atas klasemen dan tekanan berat di zona degradasi bagi tim-tim di bagian bawah. Setelah rangkaian pertandingan pekan ke-17, papan klasemen menunjukkan beberapa perubahan signifikan yang menjadi sorotan penggemar sepak bola Tanah Air.
Di puncak klasemen sementara, Persib Bandung tampil sebagai pemuncak dengan raihan poin unggul setelah sukses memenangi beberapa laga krusial. Maung Bandung mengukuhkan posisi teratas setelah kemenangan penting atas rival besar, dan dengan koleksi 38 poin, mereka berhasil memastikan diri sebagai juara paruh musim kompetisi. Raihan ini menjadi bukti konsistensi Persib sepanjang putaran pertama musim ini.
Tak jauh di belakang Persib, Borneo FC Samarinda menjadi pesaing terdekat dengan 37 poin, terpaut tipis hanya satu angka dari pemuncak klasemen. Persaingan ketat kedua tim ini semakin memperlihatkan bahwa perebutan gelar musim ini masih jauh dari selesai, dengan beragam pertandingan sisa yang diperkirakan akan memanas hingga akhir musim.
Baca Juga:Jadwal Lengkap Persib Bandung di 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26: Lawan Ratchaburi FC di Babak KnockPSBS Biak Cukur Bhayangkara FC 4–1 di BRI Super League 2025/26: Rekor Kemenangan Terbesar “Badai Pasifik”
Sementara itu, Persija Jakarta juga menunjukkan performa apik di awal putaran kedua, menempati posisi ketiga dengan perolehan 35 poin. Macan Kemayoran mengalami beberapa pergantian hasil yang memberi mereka peluang besar untuk tetap bersaing di jalur juara, meskipun harus memangkas jarak dari dua tim di atasnya.
Papan Tengah dan Perjuangan Zona Atas
Di bawah tiga besar, posisi keempat hingga keenam ditempati oleh beberapa klub yang sama-sama menunjukkan performa stabil. Malut United berada di posisi keempat dengan total 34 poin, diikuti oleh Persita Tangerang (31 poin) dan PSIM Yogyakarta (30 poin). Klub-klub ini masih membuka peluang untuk merangsek lebih ke atas klasemen jika bisa menjaga konsistensi kemenangan di sisa laga.
Persebaya Surabaya menempati peringkat ketujuh dengan 28 poin, dan klub-klub di papan tengah menunjukkan dinamika persaingan mereka, yang bisa menjadi faktor penting dalam pembentukan ujung klasemen menjelang putaran kedua musim ini.
Ketegangan di Zona Bawah Klasemen
Sementara itu, persaingan di zona degradasi semakin ketat dan penuh tekanan. Sejumlah tim tengah berjuang mengumpulkan poin untuk keluar dari ancaman turun kasta ke Liga 2 musim depan. Salah satunya adalah Persijap Jepara, yang berada di posisi rawan di papan bawah dan wajib meraih hasil positif dalam laga sisa agar bisa mempertahankan peluang mereka untuk tetap berada di Liga 1.
