Proliga 2026 Meledak Sebelum Kick-Off: Efek Megawati Hangestri

Megawati
Foto: Pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Persaingan Proliga Voli Indonesia 2026 diprediksi akan menjadi musim paling heboh dan penuh drama sejak kompetisi ini pertama kali digelar. Gelaran voli profesional ini resmi dimulai sejak 8 Januari 2026 dan langsung menarik perhatian publik jauh sebelum pertandingan pembuka berlangsung. Jumlah laga yang dijadwalkan — mencapai 98 pertandingan di beberapa kota besar seperti Pontianak, Medan, Bandung, Gresik, Malang, dan Bojonegoro — menjadi bukti bahwa pagelaran tahunan ini siap menghadirkan tontonan seru hingga babak Grand Final di Yogyakarta pada akhir April mendatang.

Namun, yang benar-benar membuat Proliga 2026 menjadi sorotan media dan netizen bukan hanya jadwal panjangnya, melainkan juga kembalinya salah satu ikon voli Indonesia: Megawati Hangestri Pertiwi. Sosok yang dijuluki “Megatron” ini telah resmi bergabung kembali dengan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) setelah beberapa musim berkiprah di luar negeri, termasuk di Korea Selatan dan Turki.

Debut Megawati Bikin Geger

Penampilan awal Megawati di Proliga musim ini langsung menjadi bahan pembicaraan hangat. Di laga pembuka melawan Jakarta Elektrik PLN, ia menyuguhkan performa luar biasa dengan mencetak 20 poin, termasuk dari serangan back attack yang membuat lawan kewalahan. Kontribusinya itu tak hanya membantu timnya meraih kemenangan dramatis, tetapi juga membuatnya menjadi salah satu pencetak angka terbanyak di pertandingan tersebut.

Baca Juga:Liverpool Goda Real Madrid dengan Tawaran Fantastis Rp25 Triliun demi Jude BellinghamUpdate Bursa Transfer Premier League 2025/26: 10 Pemain Termahal dan Pergerakan Terbaru Klub Premier League

Selain itu ada momen dramatis yang viral — di mana satu back attack Megawati menghantam bola dengan kekuatan tinggi hingga membuat pemain lawan terpental. Insiden dan daya ledak permainannya itu lantas menjadi viral di media sosial dan bahkan dibicarakan media Korea, menunjukkan betapa besar pengaruh kehadirannya di Proliga 2026.

Pengakuan datang juga dari pemain asing yang bertanding melawan Megawati, seperti pemain Turki Neriman Ozoy, yang secara terbuka mengakui kualitas smash Megawati yang sangat kuat hingga sempat membuatnya kewalahan sepanjang pertandingan.

Antusiasme Publik & Media

Kembalinya Megawati ke kompetisi lokal langsung menaikkan level ekspektasi terhadap Proliga 2026. Faktor lain yang membuat Proliga kali ini diprediksi sebagai musim terpanas adalah komposisi tim yang semakin kompetitif di kedua sektor (putra dan putri). Banyak klub putri mendatangkan pemain asing berkualitas dari Belanda, Turki, hingga pemain internasional lainnya, sehingga persaingan bukan hanya soal prestise tetapi juga jam terbang dan kekuatan roster.

0 Komentar