VR46 Dihadapkan Pilihan Sulit di MotoGP 2027: Bertaruh pada Pedro Acosta atau Cari Aman?

MotoGP
Foto: Pedro Acosta, Pembalap Red Bull KTM Factory Racing.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Skuad Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, sedang menghadapi kebingungan dalam menyiapkan daftar pembalap untuk MotoGP 2027. Sebagian besar pembalap akan berstatus ‘free agent’, memaksa tim ini untuk menyusun strategi yang cermat.

Pada tahun 2027, MotoGP akan mengalami perubahan besar dengan pengenalan mesin 850cc dan kehadiran Pirelli, serta hilangnya perangkat pengatur ketinggian. Pasar pembalap juga akan bergerak cepat karena hanya ada tiga pebalap yang memiliki kontrak yang sah untuk tahun tersebut.

Kontrak Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli dengan VR46 akan berakhir setelah musim ini. Oleh karena itu, tim yang berbasis di Tavullia, Italia, ini mulai melakukan pembicaraan awal untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar.

Baca Juga:Jadwal Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Berpotensi Jumpa Rival Berat?Insiden Mugello Bikin Geger, Teriakan Fans Italia ke Marc Marquez di Mugello Disebut Momen Terburuk 2025

Manajer Tim VR46, Pablo Nieto, mengakui bahwa mereka dihadapkan pada keputusan yang sangat penting. “Kami sudah mulai berdiskusi, dan ini terjadi lebih awal. Namun, saya mengerti, karena pada 2027, 90 persen pembalap akan menjadi bebas kontrak,” ungkapnya melalui Crash. net, Selasa (13/1/2026).

“Musim (silly season) dari 2025 ke 2026 terasa agak membosankan! Tidak banyak yang berlangsung. Namun, dari 2026 ke 2027, kita akan menyaksikan perubahan signifikan di MotoGP. Jadi, kami harus siap menghadapi segala kemungkinan,” tambahnya.

VR46 juga sempat berbicara dengan Pedro Acosta untuk kemungkinan kolaborasi di 2026. Namun, kesepakatan tidak terwujud karena Acosta memilih untuk menghormati kontraknya yang sudah ada dengan Red Bull KTM Factory Racing.

Nieto menyatakan bahwa pintu tetap terbuka untuk Acosta, yang ia anggap sebagai pembalap idaman. Namun, VR46 akan lebih mengutamakan pembalap yang sudah ada. Perlu dicatat bahwa Giannantonio terikat kontrak langsung dengan Ducati, sedangkan Morbidelli terikat dengan VR46.

“Kami ingin mencoba mempertahankan pembalap yang sama, karena tujuan kami adalah memberikan kesempatan kepada pembalap kami untuk mencapai hasil yang baik,” jelas putra 13 kali juara dunia, Angel Nieto.

“Namun, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Jadi, kami harus berusaha sebaik mungkin, mencari pembalap terbaik, dan fokus di sana,” tutup Nieto.

0 Komentar