Wilujeng Sumping Gaston Avila? Calon Bek Baru Persib Asal Argentina, Kenyang Pengalaman di Eropa

Gaston Avila
Gaston Avila Foto :Gaston Avila 14
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Tidak ada kembang api, tidak pula selebrasi berlebihan. Persib Bandung memilih cara yang lebih dingin dan berbahaya: mengumumkan Gaston Ávila. Senyap, mahal, dan penuh makna. Di sepak bola, itu biasanya pertanda satu hal klub ini tidak sedang bercanda. Setidaknya, isu itu yang beredar sejak Selasa pagi, dan jika terealisasi maka Gaston Avila akan menjadi pembelian termahal Persib Bandung.

Bukan sekadar rekrutan asing, bukan pula nama tempelan. Diprediksi jika Ávila akan langsung memecahkan rekor sebagai transfer termahal Persib musim ini. Sebuah keputusan yang, dalam bahasa sederhana, bisa diterjemahkan begini: Maung Bandung berhenti menunggu takdir, kini mereka menulisnya sendiri.

Selama bertahun-tahun, Persib sering disebut “raksasa dengan beban sejarah.” Klub besar, suporter fanatik, ekspektasi langit namun kerap tergelincir di detail. Kali ini, detail itu justru diperbaiki dari belakang. Dari posisi yang kerap luput dari sorotan kamera, tapi menentukan nasib sebuah musim.

Baca Juga:Klasemen Liga 1 Indonesia 2025/26 Terkini: Persib Juara Paruh Musim, Persaingan Zona Degradasi Makin KetatJangan Lewatkan! Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Persib Bandung Putaran Kedua BRI Super League 2025/26

Gaston Ávila datang bukan sebagai turis sepak bola. Rekam jejaknya jelas, keras, dan tidak romantis. Lulusan tradisi Argentina yang membesarkan bek-bek tanpa kompromi. Pernah merasakan disiplin Eropa bersama Ajax Amsterdam, lalu ditempa kembali di panasnya Brasil bersama Fortaleza. Ia tahu bagaimana rasanya bermain untuk menang, bukan sekadar tampil rapi.

Ya, ada catatan cedera. Lututnya pernah mengkhianati tubuhnya sendiri. Tapi sepak bola selalu memberi ruang bagi mereka yang kembali dengan dendam sunyi. Persib tampaknya tidak mencari pemain tanpa luka. Mereka mencari pemain yang tahu rasanya jatuh dan memilih bangkit.

Sebagai wing back kiri, Ávila bukan tipe yang hanya berdiri menunggu bola. Ia menyerang tanpa meminta izin, bertahan tanpa banyak bicara. Umpan akurat, lari vertikal, dan keberanian duel satu lawan satu. Karakter semacam ini bukan kebetulan cocok dengan Bojan Hodak. Ini desain, bukan keberuntungan.

“Saya datang ke sini bukan untuk liburan.” Kalimat itu terdengar klise jika diucapkan pemain biasa. Tapi dari Ávila, ia terdengar seperti peringatan. Persib, lewat rekrutan ini, seakan ingin mengatakan: musim ini bukan tentang indah-indahan, ini tentang hasil.

0 Komentar