Erick Thohir Irit Bicara saat Perkenalan John Herdman! Sepakulasi Berkembang, Ada Konflik Internal?!

foto
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman (Instagram @erickthohir)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Dunia sepak bola Tanah Air kembali diguncang kabar besar. PSSI secara resmi telah memperkenalkan sosok nakhoda baru untuk Tim Nasional Indonesia, yakni John Herdman. Mantan pelatih timnas Kanada yang sukses membawa negaranya ke Piala Dunia 2022 itu kini memikul harapan besar publik sepak bola Indonesia. Namun, ada satu pemandangan menarik yang menjadi sorotan awak media dalam sesi perkenalan resmi yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa (13/1/2026) siang.

Sosok Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang biasanya dikenal vokal dan penuh antusiasme dalam menjelaskan program kerja timnas, kali ini tampak lebih irit bicara. Sikap dingin dan minimnya pernyataan dari orang nomor satu di federasi sepak bola Indonesia tersebut memicu tanda tanya besar. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pemilihan John Herdman sebagai suksesor Patrick Kluivert ternyata bukanlah pilihan pribadi dari Erick Thohir.

Ketidakhadiran beberapa tokoh penting dari jajaran Exco PSSI dalam acara tersebut juga seolah memperkuat spekulasi adanya dinamika internal yang cukup alot. John Herdman terpilih melalui proses panjang yang melibatkan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers. Zwiers-lah yang menyodorkan lima nama kandidat hingga akhirnya mengerucut pada Herdman. Proses wawancara dan seleksi pun kabarnya lebih banyak dilakukan oleh tim teknis dan beberapa perwakilan Exco di Eropa, bukan secara langsung di bawah kendali penuh Erick Thohir.

Baca Juga:John Herdman Buka Peluang Tambah Pemain Naturalisasi Pemain Liga Top Dunia untuk Timnas IndonesiaPernyataan Manajemen Persib Usai Thom Haye Dapat Ancaman Pembunuhan Setelah Kalahkan Persija

Dalam sambutan singkatnya, Erick hanya memberikan pesan-pesan normatif. Ia menekankan agar Herdman bisa segera beradaptasi dengan atmosfer sepak bola di Indonesia yang sangat fanatik. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini berharap pelatih asal Inggris tersebut mampu memberikan yang terbaik bagi Skuad Garuda, tanpa banyak mengomentari aspek teknis mengapa Herdman yang dipilih.

Kesan “lepas tangan” secara halus ini juga terlihat dari skema kontrak yang diberikan. PSSI menerapkan pola kontrak 2+2 tahun. Erick menjelaskan bahwa skema ini sengaja dipilih agar tidak menjadi beban bagi kepengurusan PSSI berikutnya. Dengan kata lain, jika performa Herdman dalam dua tahun pertama tidak memuaskan, federasi memiliki posisi tawar yang kuat untuk tidak memperpanjang masa baktinya tanpa terikat penalti yang merugikan.

0 Komentar