Berbagai organisasi Islam di Indonesia juga memiliki pandangan terkait peringatan Isra Mi’raj. Nahdlatul Ulama menekankan pentingnya amaliyah seperti doa bersama dan selawatan sebagai bagian dari tradisi keagamaan. Sementara Muhammadiyah melihat Isra Mi’raj sebagai momentum dakwah dan penguatan akidah, dengan fokus pada penghayatan makna dan pesan spiritualnya.
Dengan segala keutamaannya, malam Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 H menjadi kesempatan berharga bagi umat Islam untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, memperdalam makna salat, dan menyiapkan diri menyambut bulan-bulan mulia berikutnya.
