Pilihan Rasulullah SAW atas susu ketika ditawari tiga minuman susu, madu, dan khamr menjadi simbol kejernihan fitrah dan jalan lurus. Islam hadir sebagai agama yang selaras dengan akal sehat, kesucian jiwa, dan kebaikan hidup manusia.
Isra Mi’raj mengajarkan satu pesan besar: tidak ada kesulitan yang abadi. Setelah kesempitan, selalu ada kelapangan. Setelah luka, ada penguatan. Mukjizat ini menanamkan keyakinan bahwa Allah SWT Maha Melihat perjuangan hamba-Nya dan tidak pernah meninggalkan mereka.
Di era penuh tantangan saat ini, semangat Isra Mi’raj menjadi bahan bakar optimisme. Ia mengajak umat Islam untuk bangkit, memperbaiki kualitas ibadah, menjaga keimanan, dan melangkah dengan keyakinan penuh. Sebab sebagaimana Rasulullah SAW ditinggikan derajatnya setelah ujian berat, umat Islam pun akan menemukan pertolongan Allah selama tetap teguh di jalan-Nya.
