RADARCIREBON.TV – Program naturalisasi PSSI terus berkembang hingga awal tahun 2026. Sejumlah pemain keturunan yang merumput di Eropa dan Asia kini menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di berbagai level, mulai dari tim senior putra hingga kelompok usia. Per Januari 2026, komposisi skuad Garuda kian berwarna dengan kehadiran banyak pemain berdarah Indonesia yang membawa pengalaman kompetisi internasional.
Di Timnas Indonesia senior putra, deretan pemain naturalisasi telah menjadi andalan utama, khususnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan turnamen resmi lainnya. Di posisi penjaga gawang, Maarten Paes menjadi pilihan utama berkat pengalamannya di level klub Eropa. Lini pertahanan juga diperkuat oleh banyak nama penting seperti Jay Idzes, Jordi Amat, Justin Hubner, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Mees Hilgers, dan Nathan Tjoe-A-On. Kombinasi bek berpengalaman dan pemain muda ini memberi fleksibilitas besar bagi pelatih dalam meracik strategi.
Di sektor tengah, Indonesia kini memiliki banyak opsi gelandang berkualitas. Thom Haye, Ivar Jenner, Eliano Reijnders, Nathan Tjoe-A-On, serta Marc Klok kerap bergantian mengisi lini penghubung antara bertahan dan menyerang. Kehadiran mereka membuat tempo permainan Timnas lebih stabil dan modern.
Baca Juga:Amalan Malam Isra Mi’raj 27 Rajab: Panduan Lengkap Ibadah, Puasa, dan ZikirPotensi Naturalisasi Jadi Magnet, Ini Alasan John Herdman Tertarik Latih Timnas Indonesia
Sementara di lini depan, Garuda diperkuat oleh pemain-pemain yang dikenal cepat dan tajam. Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, Ole Romeny, dan Jens Raven menjadi wajah baru serangan Indonesia yang mampu menembus pertahanan lawan dengan kecepatan dan kreativitas.
Selain pemain yang sudah rutin membela tim nasional, terdapat pula sejumlah nama yang baru saja disetujui atau sedang menuntaskan proses administrasi kewarganegaraan pada periode 2025–2026. Dua penyerang muda, Miliano Jonathans dan Mauro Nils Zijlstra, telah mendapat lampu hijau untuk memperkuat Indonesia dan diproyeksikan menjadi tambahan penting di sektor ofensif.
Di sisi lain, PSSI juga terus memantau pemain keturunan lain yang berpotensi memperkuat Garuda di masa depan. Pascal Struijk dan Jairo Riedewald masuk dalam radar pemantauan terbaru, meskipun hingga Januari 2026 belum ada pengumuman resmi terkait sumpah kewarganegaraan mereka.
Menariknya, program naturalisasi tidak hanya menyasar pemain keturunan Eropa. Untuk Piala AFF 2026, David da Silva dan Ciro Alves turut dipanggil sebagai bagian dari upaya memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi pemain asing yang telah lama berkarier di Liga Indonesia.
