India Open 2026, Momen Balas Dendam Setelah Gagal Di Malaysia Open 2026

Jonathan Christie
Jonathan Christie Foto : Badminton Ina
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – India Open 2026 bukan sekadar turnamen pembuka tahun bagi bulu tangkis dunia. Bagi Indonesia, ajang BWF Super 750 yang digelar di Indira Gandhi Arena, New Delhi ini adalah panggung balas dendam setelah kegagalan pahit di Malaysia Open 2026. Luka itu masih segar. Harapan besar kandas terlalu dini, dan kritik terhadap konsistensi prestasi kembali mengemuka.

Dengan total hadiah fantastis mencapai 950 ribu dolar AS, India Open seharusnya menjadi momentum kebangkitan. Namun, fakta di lapangan justru mengundang tanda tanya besar: Indonesia hanya menurunkan empat wakil. Di tengah peta persaingan global yang semakin brutal, komposisi ini terasa minim, bahkan terkesan defensif.

Padahal, secara historis, India Open adalah “rumah kedua” bagi Merah Putih. Indonesia tercatat sebagai negara tersukses dengan 22 gelar juara, meski ironisnya sudah puasa gelar selama enam tahun. Gelar terakhir diraih Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada 2019 sebuah catatan yang kini terasa semakin jauh.

Baca Juga:Sempat Merasa Dicurangi, Jojo Tetap Tenang dan Amankan Kemenangan di BWF India Open 2026Siaran Langsung BWF India Open 2026 Tayang di TVRI, RCTI atau TV Mana?

Berikut daftar wakil Indonesia di India Open 2026 sekaligus medan ujian balas dendam usai kegagalan di Malaysia Open.

1. Jonatan Christie – Tunggal Putra (Unggulan 3)

Jonatan Christie kembali memikul beban paling berat. Sebagai unggulan ketiga, ekspektasi publik tak main-main. Malaysia Open 2026 menjadi pengingat pahit betapa rapuhnya konsistensi Jojo saat menghadapi tekanan besar. India Open kini menjadi panggung penebusan.

Secara teknis, Jonatan masih masuk jajaran elite dunia. Namun problem klasik ketidakstabilan performa di poin krusial masih menjadi pekerjaan rumah. India Open akan menjadi tolok ukur: apakah Jonatan benar-benar pemimpin sektor tunggal putra, atau sekadar pemain berbakat yang sulit menembus dominasi level tertinggi.

2. Putri Kusuma Wardani – Tunggal Putri (Unggulan 6)

Putri KW datang dengan status unggulan keenam, namun beban psikologisnya tak kalah berat. Malaysia Open kembali menunjukkan bahwa sektor tunggal putri Indonesia masih tertatih. Putri kerap tampil menjanjikan di awal, namun rapuh saat duel memasuki fase penentuan.

India Open adalah ujian kedewasaan. Lawan-lawan dari China, Jepang, dan Korea Selatan menanti. Jika kembali gagal melangkah jauh, kritik terhadap pembinaan tunggal putri Indonesia akan semakin keras dan pantas.

0 Komentar