RADARCIREBON.TV – Demam sepak bola di kawasan Asia Tenggara akan segera mencapai puncaknya kembali. Bagi Anda para pendukung setia Skuad Garuda, saatnya bersiap pasang alarm dan merapat ke layar kaca. Pasalnya, langkah awal Timnas Indonesia dalam misi memburu gelar juara di turnamen bergengsi antarnegara ASEAN ini akan segera ditentukan melalui proses pengundian grup.
Berdasarkan informasi terbaru, jadwal siaran langsung drawing Piala AFF 2026 live di RCTI akan menjadi suguhan utama bagi publik tanah air. Pengundian grup yang kini resmi mengusung nama ASEAN Hyundai Cup 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026. Acara yang sangat krusial ini akan disiarkan secara langsung mulai pukul 16.00 WIB, langsung dari Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta.
Menanti Nasib Skuad Garuda di Jakarta
Jakarta mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah proses pengundian ini. Kehadiran acara ini di ibu kota tentu memberikan energi tersendiri, mengingat harapan besar masyarakat agar Timnas Indonesia bisa berbicara banyak di bawah asuhan pelatih baru mereka, John Herdman. Drawing ini bukan sekadar seremonial, melainkan peta jalan yang akan menentukan seberapa berat tantangan yang harus dihadapi Indonesia sejak fase awal.
Baca Juga:Daftar Agenda Timnas Indonesia Senior Tahun 2026 Bersama John Herdman, Era Baru Dimulai!Jadwal Drawing Piala AFF 2026 Digelar di Jakarta: Akankah Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka?
Sebanyak 10 tim akan bersaing memperebutkan supremasi tertinggi di Asia Tenggara. Sembilan negara sudah dipastikan lolos langsung ke fase grup, termasuk Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, Myanmar, Kamboja, dan Laos. Sementara itu, satu tiket tersisa masih akan diperebutkan melalui babak play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste yang rencananya digelar pada Juni 2026 mendatang.
Potensi Grup Neraka: Mungkinkah Lawan Rival Abadi?
Satu hal yang membuat drawing kali ini sangat mendebarkan adalah pembagian pot undian. Berdasarkan performa di dua edisi terakhir, Timnas Indonesia berada di posisi yang cukup menantang. Situasi ini memungkinkan Indonesia terjebak dalam “Grup Neraka”. Bayangkan jika Garuda harus satu grup dengan sang juara bertahan Thailand atau rival bebuyutan seperti Vietnam dan Malaysia sejak babak penyisihan.
Tentu saja, bagi pelatih John Herdman, hasil drawing ini akan menjadi acuan pertama dalam menyusun strategi besar. Dengan format turnamen yang menggunakan sistem kandang-tandang (home and away) sejak babak grup hingga final, dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno nantinya akan menjadi kunci krusial.
