RADARCIREBON.TV – Malam 27 Rajab merupakan salah satu malam yang dianggap istimewa dalam kalender Islam karena diyakini sebagai peringatan peristiwa agung Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Pada malam inilah Nabi SAW melakukan perjalanan spiritual luar biasa yang membawa hikmah dan ajaran penting bagi umat Muslim. Sebagai umat Islam, banyak yang meyakini bahwa malam ini menjadi momen terbaik untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan malam 27 Rajab dengan memperbanyak doa, zikir, dan amal ibadah lain sebagai bentuk penghormatan atas peristiwa Isra’ dan Mi’raj, sekaligus kesempatan untuk meraih pahala yang lebih besar.
1. Mengerjakan Salat Sunnah Lailatul Mi’raj
Salah satu amalan yang paling dianjurkan pada malam 27 Rajab adalah melakukan salat sunnah. Imam Al-Ghazali dalam karya klasiknya Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa malam yang memiliki keutamaan lebih dari malam biasa layak dihidupkan dengan salat sunnah. Pada malam ini, dianjurkan melaksanakan salat sunnah 12 rakaat, dengan setiap rakaat dibuka oleh Surat Al-Fatihah dan satu surat lain dari Al-Qur’an. Setelah salat, bisa dilanjutkan dengan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil sebanyak 100 kali.
Baca Juga:Bursa Transfer Persib Bandung Bergejolak: Maarten Paes dan Joey Pelupessy Dipastikan Gagal GabungJadwal Lengkap Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026: Tuan Rumah Siap Ukir Sejarah!
Amalan ini dianggap sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah dan kesempatan untuk menambah pahala melalui ibadah yang konsisten.
2. Perbanyak Istighfar
Selain salat sunnah, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar (minta ampun kepada Allah), khususnya pada malam 27 Rajab. Menurut tradisi kitab Risalah ‘Amaliyah, membaca istighfar secara rutin selama bulan Rajab, bahkan antara waktu salat Ashar dan Maghrib, bisa menjadi sebab dihapuskannya catatan dosa dan kesalahan seseorang.
Dengan memperbanyak istighfar, seorang Muslim menunjukkan rasa penyesalan atas kesalahan dan berusaha memperbaiki diri menuju ketaqwaan kepada Allah SWT.
3. Membaca Doa dan Bermunajat
Pada malam 27 Rajab, selain salat dan zikir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa sesuai kebutuhan pribadi, baik itu terkait urusan dunia maupun akhirat. Imam Al-Ghazali menyatakan dalam ajarannya bahwa berdoa dengan niat yang tulus dan ikhlas di malam yang penuh berkah tersebut menjadi sarana yang sangat dianjurkan.
