Semen Padang Datangkan Delapan Pemain Asing Baru untuk Putaran Kedua

Semen padang datangnya 8 pemain asing anyar
Dok. @semenpadangfcid
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kabar besar datang dari ranah Minang! Semen Padang FC secara resmi mengambil langkah drastis demi menyelamatkan posisi mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025/2026 yang diprediksi bakal makin sengit, manajemen tim berjuluk “Kabau Sirah” ini tidak main-main dalam berbenah. Tak tanggung-tanggung, Semen Padang datangkan delapan pemain asing baru sekaligus untuk mendongkrak performa tim yang sempat terseok-seok.

Keputusan besar ini diambil setelah tim pelatih dan manajemen melakukan evaluasi mendalam terhadap hasil di putaran pertama. Berada di papan bawah klasemen tentu bukan posisi yang diinginkan oleh tim dengan sejarah panjang seperti Semen Padang. Oleh karena itu, perombakan besar-besaran di lini pemain asing menjadi harga mati agar mereka bisa menjauh dari jeratan zona degradasi.

Sejauh ini, enam dari delapan nama pemain asing tersebut sudah mulai bergabung dan diperkenalkan ke publik. Mereka adalah Kianz Froese, Guillermo Fernandez, Jaime Giraldo, Kazaki Nakagawa, Boubakary Diarra, dan Ravy Tsouka. Kehadiran mereka diharapkan mampu mengisi celah di berbagai lini, mulai dari sektor pertahanan yang butuh ketenangan hingga lini serang yang memerlukan ketajaman lebih. Sementara itu, dua pemain asing lainnya masih dalam proses finalisasi dan akan segera diumumkan dalam waktu dekat untuk melengkapi slot yang ada.

Baca Juga:John Herdman Panggil 12 Pemain Naturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026Bocoran Menarik! Inilah Dua Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

CEO Semen Padang FC menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan manajemen dalam merespons kekecewaan pendukung setia mereka. Menurutnya, putaran kedua nanti akan menjadi awal yang baru bagi Semen Padang. Dengan komposisi skuad yang hampir sepenuhnya baru di sektor asing, mereka optimis bisa tampil dengan gaya permainan yang lebih segar, solid, dan pastinya lebih kompetitif menghadapi lawan-lawan tangguh.

Namun, fokus pembenahan tidak hanya berhenti di sektor pemain impor. Meski mengandalkan tenaga asing, manajemen juga tetap aktif memburu pemain lokal berkualitas untuk menambal kekurangan yang masih terlihat di beberapa posisi. Semen Padang sadar bahwa untuk bertahan di liga utama, dibutuhkan keseimbangan antara kekuatan pemain asing dan kedalaman skuad lokal.

0 Komentar