RADARCIREBON.TV – Persaingan untuk Piala AFF 2026 akan sangat ketat. Turnamen bergengsi antarnegara di Asia Tenggara edisi ke-16 dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Thailand masih memegang gelar sebagai tim terkuat di Piala AFF dengan total 7 trofi juara. Diikuti oleh Singapura dengan 4 gelar, Vietnam yang meraih 3 kali juara, dan Malaysia dengan satu gelar.
Tim nasional Indonesia tidak dapat diabaikan sebagai salah satu kekuatan utama dalam sepak bola di wilayah ini, karena telah enam kali mencapai final Piala AFF. Sayangnya, dalam enam kesempatan tersebut, skuad Garuda selalu harus puas sebagai runner-up.
Yang patut ditunggu adalah penampilan Timnas Indonesia di bawah pimpinan pelatih baru, John Herdman. Pelatih berusia 50 tahun dari Inggris itu telah resmi mulai menjalankan tugasnya dengan Indonesia.
Baca Juga:Miliano Jonathans Tinggalkan FC Utrecht, Winger Timnas Indonesia Dikirim ke Excelsior RotterdamBlunder Fatal Robert Sanchez & Hujan Cemoohan untuk Havertz di laga Arsenal vs Chelsea
Media Malaysia, Berita Harian juga melaporkan langkah awal John Herdman dalam melatih Timnas Indonesia. Dia bersiap untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi di Piala AFF 2026.
Pelatih asal Inggris ini memiliki tanggung jawab untuk memimpin skuad Garuda di turnamen Piala AFF mendatang. Sebuah kompetisi yang masih menjadi tantangan bagi Timnas Indonesia, dengan enam kali sebagai runner-up dan belum pernah menjadi juara.
Namun, John Herdman optimis bahwa tekanan dari harapan yang lama untuk meraih trofi Piala ASEAN bisa menjadi motivasi tambahan.
Herdman, yang mulai menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia awal bulan ini, telah menetapkan ambisi tinggi untuk membantu skuad Garuda meraih gelar pertama mereka di turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara.
“Saya sering mendengar tentang pencapaian enam kali final sejak saya tiba di sini dan berharap edisi kali ini kami bisa memperbaikinya,” ujar John Herdman.Timnas Indonesia juga dijadwalkan sebagai tim underdog di Piala AFF 2026. John Herdman menyambut baik status tersebut yang melekat pada timnya.
“Kegagalan untuk lolos ke Piala Dunia dan pelajaran yang diambil akan kami terapkan saat melawan juara. Menjelang pertandingan itu, Anda akan dihadapkan sebagai tim yang tidak diunggulkan melawan juara bertahan. Saya yakin pemain dan penggemar kita akan menikmati situasi ini,” tutup Herdman.
