Tanpa Bintang Eropa? Ini Alasan Kevin Diks, Idzes, dan Audero Sulit Bela Indonesia di Piala AFF 2026

John Herdman Pelatih Baru Timnas Indonesia
Dok. @fifaworldcup
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Era baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman baru saja dimulai, namun tantangan besar sudah menghadang di depan mata. Turnamen bergengsi se-Asia Tenggara, Piala AFF 2026, yang sangat dinantikan publik tanah air terancam berlangsung tanpa kehadiran tembok-tembok kokoh yang merumput di liga top Eropa. Nama-nama besar seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga kiper tangguh Emil Audero kemungkinan besar tidak akan menghiasi daftar susunan pemain skuad Garuda.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ini keputusan taktis dari John Herdman atau ada kendala lain?

Bentrok Jadwal dan Aturan FIFA

Alasan utama mengapa Kevin Diks, Jay Idzes, dan Emil Audero sulit membela Indonesia di Piala AFF 2026 adalah status turnamen itu sendiri. Perlu dipahami bahwa Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday. Hal ini menjadi ganjalan besar karena klub-klub di Eropa tidak memiliki kewajiban hukum untuk melepas pemain mereka ke tim nasional di luar jendela resmi FIFA.

Baca Juga:Jangan Lewatkan! Baca Doa Ini di Malam 27 Rajab Insyaallah Hajat TerpenuhiAmalan Penting dan Doa Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 H di Tahun 2026

John Herdman secara realistis mengakui bahwa memanggil pemain dari kompetisi sekelas Serie A Italia atau Bundesliga Jerman di tengah musim berjalan adalah misi yang hampir mustahil. Bagi klub-klub tersebut, membiarkan pemain pilar mereka pergi selama sebulan untuk turnamen regional bisa merugikan stabilitas tim di kompetisi domestik yang sangat kompetitif.

Situasi Pelik di Liga Italia dan Jerman

Jika kita membedah lebih dalam, posisi Jay Idzes di Venezia dan Emil Audero di klubnya saat ini sangatlah krusial. Liga Italia biasanya memasuki fase jadwal yang sangat padat saat Piala AFF berlangsung. Kehilangan Idzes atau Audero dalam beberapa laga penting tentu bukan pilihan yang ingin diambil oleh pelatih klub mereka di Eropa.

Begitu pula dengan Kevin Diks yang berkarier di Bundesliga. Masa persiapan pramusim atau jadwal pekan-pekan krusial liga di Jerman seringkali bentrok dengan jadwal AFF. Sebagai pemain profesional yang digaji mahal oleh klub, mereka berada dalam posisi sulit untuk meminta izin keluar demi turnamen yang tidak diakui FIFA secara penuh dalam hal kewajiban pelepasan pemain.

0 Komentar