RADARCIREBON.TV – Kabar duka menghampiri dunia sepak bola Indonesia setelah meninggalnya asistem pelatih Arema FC, Kuncoro, pada Minggu (18/1/2026). Pria yang juga diakui sebagai legenda Singo Edan itu meninggal dunia setelah pingsan di tepi lapangan.
Kuncoro dilaporkan tiba-tiba jatuh ketika berpartisipasi dalam sebuah pertandingan persahabatan di Stadion Gajayana, Kota Malang. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) di Kota Malang untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, usaha tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Legenda Arema FC itu pun akhirnya meninggalkan dunia.
Baca Juga:Update India Open 2026: Jonatan Christie Gagal Juara Tak Bisa Tandingi Lin Chun-Yi di FinalNonton Gratis AC Milan vs Lecce pekan ke-21 Serie A 2025-2026, Ekslusif hanya di Vidio!
Kepergian Kuncoro menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga besar Arema FC dan para penggemar sepak bola di tanah air. Ia dikenal sebagai sosok yang berperan penting dalam sejarah klub asal Malang ini.
Kuncoro adalah salah satu legenda Arema FC yang memberikan kontribusi besar bagi tim. Ia juga beberapa kali ditugaskan sebagai pelatih sementara Singo Edan.
Dikenal sebagai pemain yang fleksibel di posisi belakang dan tengah, Kuncoro lahir pada 7 Maret 1973. Ia pernah mengisi posisi sebagai bek kanan, stoper, serta gelandang selama kariernya.
Selama perjalanan karier profesionalnya, Kuncoro juga ikut memperkuat Timnas Indonesia di Piala Kemerdekaan 1994 bersama PSSI Harimau dan Piala Tiger 1998. Ia turut meraih gelar bersama Arema Malang di Galatama XII 1992/1993, PSM Makassar di Liga Indonesia 1999/2000, serta Persik Kediri pada tahun 2003.
