RADARCIREBON.TV – Perjalanan panjang nan terjal akhirnya membuahkan hasil manis bagi sang “Raja Langit”, ONIC Esports. Tim kebanggaan Indonesia ini secara resmi mengamankan satu tempat di babak Knockout Stage M7 World Championship setelah melewati duel sengit melawan wakil Timur Tengah, Team Falcons. Kemenangan ini sekaligus menjawab keraguan publik setelah ONIC sempat terseok-seok di awal fase turnamen.
Bertanding di Jakarta pada Sabtu (17/1/2026), ONIC yang diperkuat oleh barisan pemain andalannya yakni Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar, tampil dengan motivasi tinggi. Sejak gim pertama dimulai, ONIC langsung menunjukkan dominasinya. Mereka hanya memberikan satu poin eliminasi kepada lawan dan berhasil menyudahi perlawanan gim pembuka hanya dalam waktu 11 menit. Strategi rotasi yang cepat membuat Team Falcons kesulitan mengembangkan permainan.
Namun, drama sesungguhnya terjadi di gim kedua. Team Falcons bangkit dengan permainan yang jauh lebih agresif. Tim asal Arab Saudi tersebut bahkan sempat melakukan wiped out terhadap seluruh pemain ONIC pada menit kesembilan. Meski Kairi sempat mencoba membalikkan keadaan dengan mengamankan Lord ketiga, ONIC harus mengakui keunggulan lawan setelah Skylar tereliminasi di momen krusial. Skor pun menjadi imbang 1-1, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentu.
Baca Juga:Efektif dan Alami! Gunakan 7 Rebusan Daun Ini untuk Menurunkan Gula DarahMengenal 12 Shio Legenda di Balik Urutan Hewan Zodiak Tionghoa yang Belum Banyak Diketahui
Memasuki gim ketiga, mentalitas juara ONIC benar-benar diuji. Beruntung, Kiboy dan kawan-kawan mampu belajar dari kesalahan sebelumnya. Mereka langsung tancap gas sejak menit awal, mendominasi area jungle, dan tidak memberikan ruang bagi Team Falcons untuk bernapas. Hanya dalam waktu 12 menit, ONIC berhasil menghancurkan base lawan dan memastikan kemenangan 2-1.
Kemenangan ini sangat berarti karena ONIC sempat berada di posisi kritis dengan rekor kekalahan di babak sebelumnya. Dengan hasil ini, ONIC menyusul Alter Ego yang sudah lebih dulu lolos ke babak Knockout Stage. Dukungan penuh dari para pendukung di Indonesia kini menjadi bahan bakar utama bagi tim Landak Kuning untuk terus melangkah jauh di kejuaraan dunia Mobile Legends paling bergengsi ini. Tantangan di depan tentu akan lebih berat, namun kebangkitan ONIC di babak Swiss Stage ini membuktikan bahwa mereka masih menjadi kandidat kuat juara dunia.
