Tradisi Spiritual Rajaban Di Keraton Kacirebonan – Video

Tradisi Spiritual Rajaban Di Keraton Kacirebonan
0 Komentar

Tradisi sakral dan spiritual Rajaban dilestarikan di Keraton Kacirebonan. Hal itu untuk memperingati sejarah agung Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW untuk mendapatkan perintah sholat dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Hening malam menyelimuti suasana khidmat di komplek Keraton Kacirebonan dalam peringatan sakral dan sarat dengan nilai spiritual tradisi Rajaban yang dilestarikan setiap tahun secara turun-temurun, yang digelar di Bangsal Prabayaksa.

Tradisi Rajaban merupakan peringatan religius untuk kembali memaknai sejarah agung Isra Mikraj, perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan menuju Sidratul Muntaha, khususnya menghadap Allah Subhanahu Wata’ala dan menerima perintah sholat lima waktu dalam sehari semalam.

Baca Juga:Baznas Kab. Cirebon Menjawab Seputar Pengelolaan Zakat – VideoKuwu Cigobang Minta Warga Tak Terprovokasi Polemik Sawit – Video

Pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ini, keluarga keraton, para tokoh agama, tokoh budaya, sesepuh keraton, dan masyarakat memadati area Prabayaksa. Hal sakral dalam peringatan Rajaban berupa pembacaan kitab perjalanan Isra Mikraj. Kitab yang dibacakan merupakan naskah kuno yang ditulis sekitar tahun 1870-an dengan menggunakan aksara

Pegon dan disertai penjelasan dalam bahasa Jawa sebagai perantara pemahaman. Tradisi Rajaban di Keraton Kacirebonan tidak hanya memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam, namun juga memperkuat peran keraton sebagai pusat pelestarian budaya, syiar agama, spiritualitas, dan kearifan lokal yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

0 Komentar