RADARCIREBON.TV – Bek Leeds United, Pascal Struijk, akhirnya angkat bicara terkait derasnya dorongan dari penggemar agar dirinya dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Pemain berusia 26 tahun itu mengaku tersanjung dengan antusiasme suporter Garuda, namun menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini masih tertuju pada kesempatan membela Timnas Belanda.
Nama Struijk memang kerap menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Setiap unggahan media sosialnya tak pernah sepi dari komentar fans Timnas Indonesia yang berharap ia bersedia memperkuat skuad Garuda. Struijk pun menyambut fenomena tersebut dengan santai dan positif, menilai hal itu sebagai bukti besarnya kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.
Meski demikian, Struijk menyampaikan bahwa isu naturalisasi belum menjadi fokusnya. Ia masih menyimpan ambisi besar untuk mendapatkan panggilan dari Timnas Belanda. Bek berkaki kiri tersebut pernah membela Belanda di level U-17, namun hingga kini belum mendapat kesempatan di tim senior. Konsistensinya bersama Leeds United di Premier League membuatnya berharap suatu hari bisa menarik perhatian pelatih Belanda.
Baca Juga:Update Klasemen Liga Inggris 2025/2026 Terbaru: Arsenal Kokoh di Puncak, MU dan Chelsea Tempel KetatHasil Liga Inggris: Arsenal Gagal Menang, Nottingham Forest Paksa Imbang 0-0
“Saya ingin mengakhiri musim ini dengan kuat bersama klub. Bermain untuk tim nasional Belanda masih menjadi impian saya,” ungkap Struijk dalam wawancara dengan media Belanda. Menurutnya, performa di level tertinggi adalah kunci agar tidak diabaikan oleh tim nasional.
Dari sisi latar belakang, Pascal Struijk memang memiliki darah Indonesia yang berasal dari kakek dan neneknya. Keluarganya diketahui pernah tinggal di Hindia Belanda sebelum akhirnya pindah ke Belgia. Fakta inilah yang membuatnya secara regulasi berpeluang untuk membela Timnas Indonesia jika proses naturalisasi ditempuh.
PSSI sendiri disebut terus memantau potensi pemain diaspora yang memiliki darah Indonesia, termasuk Struijk. Namun, federasi memahami bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pemain. Selama Struijk belum menutup peluang membela Belanda, PSSI cenderung bersikap menunggu dan menghormati pilihannya.
Di tengah performa solid Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran pemain sekelas Pascal Struijk tentu akan menjadi tambahan berharga, khususnya di lini belakang. Namun untuk saat ini, harapan tersebut masih harus bersabar. Struijk memilih fokus pada karier klub dan menanti apakah panggilan dari Timnas Belanda benar-benar datang. Isu naturalisasi pun masih terbuka, tetapi belum menjadi prioritas utama bagi sang bek Leeds United.
