RADARCIREBON.TV – Kabar duka datang dari Arema FC pada Minggu (18/1/2026). Kabar duka tersebut yakni wafatnya Kuncoro, yang merupakan asisten pelatih Arema FC.
Dikutip dari laman resmi Arema FC, Kuncoro berpulang selamanya usai tampil di laga Charity 100 tahun Stadion Gajayana.
Kuncoro sendiri mampu menyelesaikan laga di babak pertama. Namun, tak lama kemudian, Kuncoro jatuh pingsan dan tak sadarkan diri saat berada di bangku cadangan.
Baca Juga:Prediksi Liga Italia: Cremonese Siap Bidik Kemenangkan, Verona Ingin Akhiri Tren BurukPersis Solo Resmi Boyong Dua Pemain Asing Serbia, Lini Belakang Kini Lebih Kuat
Tim medis langsung bergerak cepat untuk memberikan pertolongan pertama pada sang asisten pelatih. Kemudian, Kuncoro langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang.
Kabar duka datang dari Sang Legenda, Kuncoro dikabarkan telah meninggal dunia. Kepergian sosok yang selama ini dikenal atas dedikasi, keteladanan, dan kontribusinya itu sontak mengundang duka mendalam dari berbagai kalangan.
Ucapan belasungkawa mengalir dari para tokoh, rekan sejawat, hingga para penggemar yang selama ini mengagumi perjalanan dan karya Kuncoro.
Banyak pihak mengenangnya sebagai figur inspiratif yang tidak hanya berjasa di bidangnya, tetapi juga memiliki kepribadian rendah hati dan penuh komitmen.
Salah satunya yang turut berduka adalah, pelatih berpengalaman, Aji Santoso. Pria yang saat ini menjabat sebagai pelatih PSPS Pekanbaru itu turut mengucapkan belasungkawa..Aji Santoso mengaku sangat dekat dengan sosok Kuncoro.
“Saya pribadi merasa kehilangan dengan berpulangnya Kuncoro, semoga husnul khotimah. Karena saya sangat dekat sekali dengan dia, komunikasi lebih intensif, ya diskusi, saling ngasih saran, terkait sepak bola pokoknya,” kata Aji.
“Saya sama mantan-mantan pemain bola semuanya itu dekat. Tapi jujur untuk Kuncoro ini paling sering berkomunikasi dengan saya,” sambung Aji Santoso.
Baca Juga:Persijap Jepara Boyong Eks Pemain Liga India, Mantan Athletic Bilbao Rela Turun ke ChampionshipJohn Herdman Ogah Panik Walau Timnas Tanpa Diaspora Hadapi ASEAN Championship 2026
Lanjut dia, Aji Santoso menjelaskan dia sempat berkomunikasi dengan Kuncoro di Grup WhatsApp belum lama ini. Dalam perbincangan itu, Aji mengingatkan agar Kuncoro pensiun bermain bola karena usia.
“Bahkan sebelum sore main, jam 10 pagi kita masih guyon-guyon di grup. Enggak taunya kalau itu guyonan terakhrinya,” ungkapnya.
“Saya sempat sampaikan, ‘jangan sering-sering main bola sudah umur dan ati-ati’..Guyonannya di grup itu gitu terus, sampai saya bilang, ‘saiki tuwek-tuwek sik balbalan terus opo mbien pemain cadangan terus, ga main inti rupane’ saya bilang begitu,” jelas Aji Santoso.
