Jojo Putuskan Mundur dari Daihatsu Indonesia Masters 2026, Ada Apa?

Jonatan christie mundur dari DIM 2026
dok. @badminton.ina
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kabar mengejutkan datang dari panggung bulu tangkis nasional tepat saat euforia turnamen di rumah sendiri mulai memuncak. Sang idola tunggal putra tanah air, Jonatan Christie, secara resmi menyatakan menarik diri dari ajang bergengsi BWF Super 500 tersebut. Keputusan bahwa Jojo putuskan mundur dari Daihatsu Indonesia Masters 2026 ini tentu menjadi pukulan telak bagi para penggemar yang sudah merindukan aksi smash tajamnya di Istora Senayan.

Langkah Berat Demi Jangka Panjang

Keputusan ini tidak diambil secara tiba-tiba atau tanpa pertimbangan matang. Berdasarkan data performa dan evaluasi fisik pasca turnamen marathon di awal tahun, tim pelatih dan Jojo sepakat bahwa menjaga kondisi tubuh adalah prioritas utama. Mengingat jadwal kompetisi yang sangat padat sepanjang tahun 2026, memaksakan diri bertanding dalam kondisi fisik yang belum pulih 100 persen justru berisiko memicu cedera serius.

Sejatinya, Jojo datang ke Indonesia Masters dengan modal performa yang cukup impresif di India Open 2026. Namun, kelelahan fisik yang terkumpul setelah menembus partai puncak di New Delhi membuat sang unggulan ketiga ini harus berpikir realistis. Mundurnya Jojo berarti slot di babak pertama yang seharusnya ia tempati kini menjadi kosong, memberikan keuntungan tersendiri bagi calon lawannya, Ayush Shetty asal India, yang melaju tanpa harus berkeringat.

Menatap Indonesia Open di Bulan Juni

Baca Juga:Bos Persib Akhirnya Buka Suara, Eks PSG Gabung Persib?Diam-Diam Jadi Sultan! 6 Shio yang Menarik Kelimpahan Besar Hari Ini 19 Januari 2026

Meski absen di turnamen kali ini, Jonatan Christie tidak ingin para penggemarnya terlalu berlarut dalam kekecewaan. Melalui pernyataan resminya, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus harapan besar untuk bisa segera kembali ke lapangan. Jojo menargetkan ajang Indonesia Open pada bulan Juni mendatang sebagai momen comeback emosionalnya di hadapan publik sendiri.

Bagi Jojo, tahun 2026 memiliki target besar lainnya. Menjaga konsistensi performa jauh lebih krusial daripada memaksakan satu turnamen namun harus absen panjang di sisa musim. Keputusan ini mencerminkan kedewasaan seorang atlet profesional dalam mengelola kebugaran dan memetakan prioritas prestasi.

Dukungan Tetap Mengalir

Walaupun Istora kehilangan salah satu magnet utamanya, dukungan dari para pecinta bulu tangkis Indonesia diprediksi tidak akan luntur. Turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2026 tetap akan menyajikan persaingan sengit dari wakil-wakil Indonesia lainnya yang siap tempur. Sementara itu, publik kini hanya bisa mendoakan agar proses pemulihan Jojo berjalan lancar sehingga ia bisa kembali dengan kondisi yang lebih bugar dan mental yang lebih kuat pada turnamen-turnamen berikutnya.

0 Komentar