RADARCIREBON.TV- Drama keluarga Beckham kembali menjadi sorotan publik. Masalah keluarga Broklin Beckham semakin ramai diperbincangkan di sosial media.
Broklin Beckham secara terbuka memutuskan untuk menjaga jarak dari kedua orang tuanya, David Beckham dan Victoria Beckham.
Putra sulung pasangan selebritas dunia tersebut menegaskan bahwa langkah ini ia ambil demi kesehatan mental serta keharmonisan rumah tangganya bersama sang istri, Nicola Peltz.
Baca Juga:Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan ke-18: Persib vs PSBS Biak, Persija Hadapi Madura UnitedBelum Datangkan Pemain Baru, Persib Lepas 8 Pemain di Bursa Transfer Paruh Musim Super League 2025/26
Pernyataan mengejutkan itu disampaikan Brooklyn melalui unggahan Instagram Story pada Senin (19/1/2026).
Dalam unggahannya, Brooklyn mengisyaratkan bahwa awal mula masalah keluarga yang selama ini beredar di media bukan sekadar rumor belaka.
Ia mengaku sudah terlalu lama memendam perasaan dan kini memilih untuk berbicara secara jujur.
“Saya telah bungkam selama bertahun-tahun dan berusaha keras untuk menjaga masalah ini tetap rahasia.” Ungkan Broklin.
Ia tidak punya pilihan selain berbicara sendiri dan mengatakan yang sebenarnya tentang sebagian dari kebohongan yang telah dipublikasikan.
Brooklyn menuding orang tuanya kerap memperlakukan Nicola Peltz dengan tidak hormat.
Salah satu insiden yang kembali disinggung adalah drama jelang pernikahan, termasuk polemik gaun pengantin yang sempat ramai diberitakan media internasional.
Baca Juga:Profil Layvin Kurzawa, Rumor Merapat ke Persib Bandung, Bek Eks PSG dengan Koleksi 19 Trofi JuaraFIFA Rilis Rangking Terbaru Timnas Indonesia, John Herdman Intip 3 Tim Calon Lawan di FIFA Series
Isu tersebut sebelumnya dibantah oleh pihak keluarga Beckham, namun pernyataan terbaru Brooklyn justru memperkuat dugaan adanya ketegangan berkepanjangan.
“Aku tidak dikontrol siapa pun. Aku membela diriku sendiri untuk pertama kalinya,” tulis Brooklyn dalam unggahannya.
Ia menegaskan bahwa keputusan menjaga jarak bukan bentuk pembangkangan, melainkan upaya menyelamatkan dirinya dari tekanan emosional yang selama ini ia rasakan.
Menurut Brooklyn, sejak mengambil jarak dari orang tuanya, kondisi mentalnya justru membaik.
“Sepanjang hidup saya, orang tua saya telah mengendalikan narasi di media tentang keluarga kami. Unggahan media sosial yang dibuat-buat, acara keluarga, dan hubungan yang tidak otentik telah menjadi bagian tetap dari kehidupan yang saya jalani sejak lahir.” Kata Broklin.
Ia pun menambahkan bahwa baru-baru ini, ia telah melihat sendiri sejauh mana mereka akan berusaha untuk menyebarkan kebohongan yang tak terhitung jumlahnya di media.
