Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmen dalam mendorong pembangunan desa berbasis digital melalui program Cirebon Smart Village. Program ini diharapkan menjadi landasan terwujudnya satu data desa yang akurat dan terintegrasi untuk perencanaan pembangunan daerah.
Program Cirebon Smart Village Kabupaten Cirebon resmi ditutup secara simbolis di Gedung Setda Kabupaten Cirebon pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh sembilan puluh kepala desa atau perwakilan desa dari seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.
Pemerintah daerah menyebut, Cirebon Smart Village menjadi sarana penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, khususnya dalam penerapan sistem pembangunan berbasis data digital.
Baca Juga:Truk Pengangkut Kertas Terbalik – VideoRuas Jalan Sindanglaut Paburan Di Desa Sigong Mulai Diperbaiki – Video
Sebelumnya, Pemkab Cirebon telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosialisasi terkait pembangunan desa berbasis digital. Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data.
Melalui program ini, pemda mendorong penerapan konsep Satu Data Desa. Data tersebut mencakup jumlah penduduk, tingkat pengangguran, hingga luas wilayah setiap desa, baik pemukiman dan perkebunan atau persawahan, yang akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga mengumumkan dua belas kategori Cirebon Smart Village 2025. Penghargaan ini diberikan kepada desa-desa yang dinilai unggul dalam pengelolaan dan pemanfaatan data.
Kategori tersebut antara lain: Anugerah Desa Juara Kelengkapan Data, Anugerah Desa Data Bersih, Anugerah Desa Aktif Pemutakhiran Data, Anugerah Website Desa Terinformatif, hingga Anugerah Desa Inovatif Berbasis Data.
Selain itu, penghargaan Desa Terbaik Pembinaan Desa Cantik 2025 juga diberikan kepada tiga desa terpilih, serta desa pendamping dalam pelaksanaan program Smart Village di Kabupaten Cirebon.
Pemerintah daerah berharap, melalui Cirebon Smart Village, desa-desa di Kabupaten Cirebon terus termotivasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data, sehingga pembangunan yang dilaksanakan lebih tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.