RADARCIREBON.TV – Momen membanggakan kembali menyelimuti dunia olahraga Indonesia saat rombongan kontingen Merah Putih secara resmi memulai perjuangan mereka di ajang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara. Kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, langsung di lokasi upacara pembukaan memberikan sinyal kuat bahwa negara tidak pernah main-main dalam memberikan dukungan. Dalam sebuah seremoni yang berlangsung meriah, terdapat poin penting berupa pesan Erick Thohir kepada atlet saat hadiri opening ceremony ASEAN Para Games 2026 Thailand yang diharapkan mampu membakar semangat juang para patriot olahraga tanah air.
Bertempat di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Erick Thohir hadir untuk menyaksikan langsung defile para atlet kebanggaan Indonesia. Kehadiran Menpora ini bukan sekadar protokoler, melainkan sebuah bentuk apresiasi tinggi bagi 290 atlet yang akan bertanding di 18 cabang olahraga berbeda. Dalam pernyataannya, Erick menekankan bahwa pemerintah berdiri tegak di belakang setiap langkah para atlet. Ia meyakini bahwa dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia adalah energi tambahan yang akan membuat para atlet tampil tanpa beban namun tetap penuh ambisi.
Lebih lanjut, Erick Thohir menyampaikan harapan besar agar tradisi juara yang selama ini melekat pada kontingen Indonesia tidak terputus. Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki catatan impresif dengan predikat juara umum pada tiga edisi ASEAN Para Games sebelumnya, yakni tahun 2017, 2022, dan 2023. Target yang dipasang kali ini pun cukup ambisius namun realistis, yakni mengamankan posisi tiga besar dengan raihan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Erick percaya bahwa dengan dedikasi yang telah ditunjukkan selama masa pelatihan, target tersebut bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai.
Baca Juga:Bangkit dari Zona Merah! Persis Datangkan 3 Pemain dari Serbia untuk Perkuat AmunisiBongkar Skuad! Intip Update Bursa Transfer Paruh Musim Super League 2025-2026
Selain urusan target medali, Erick menitipkan pesan agar para atlet tetap fokus pada performa terbaik mereka. Baginya, setiap tetap keringat di lapangan adalah representasi dari harga diri bangsa. Dengan dimulainya kompetisi yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 26 Januari 2026 ini, diharapkan motivasi yang diberikan mampu membawa Indonesia kembali merajai panggung olahraga difabel internasional. Pesan Erick Thohir ini menjadi pengingat bagi seluruh tim bahwa perjuangan mereka adalah inspirasi bagi jutaan rakyat di tanah air.
