Kena OTT KPK, Bupati Pati Sudewo Punya Harta Rp31,5 Miliar Kasus Dugaaan Jual Beli Jabatan

bupati pati Sudewo
Kena OTT KPK, Bupati Pati Sudewo Punya Harta Rp31,5 Miliar. foto: (dok. detik.com)/tangkapan layar radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang miliaran rupiah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo dan sejumlah pihak lainnya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan pengisian jabatan di lingkup pemerintah desa.

“Dalam peristiwa ini, tim juga mengamankan sejumlah uang dalam bentuk rupiah senilai miliaran rupiah. Nanti kami akan sampaikan (lengkapnya),” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1).

Baca Juga:Persija Gila-gilaan! Ivar Jenner dan Paulo Ricardo OTW PersijaSiap Masuk Indonesia! Bocoran Spesifikasi Vivo X3000 Ultra

Meski begitu, Budi belum mengungkapkan identitas detil terhadap tujuh orang yang sedang menjalani pemeriksaan intensif di KPK itu.

Sebelumnya, KPK mengungkapkan bahwa OTT yang menjaring Bupati Kabupaten Pati Sudewo berkaitan dengan pengisian jabatan.

Budi menjelaskan bahwa perkara ini mengenai pengisian jabatan Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), dan Sekretaris Desa (Sekdes).

Terjaring OTT

KPK sebelumnya memastikan bahwa Bupati Kabupaten Pati Sudewo turut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Senin (19/1/2026).

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah Saudara SDW,” ujar Budi.

Kemudian, lanjut Budi, Sudewo dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim KPK di Polres Kudus, Jawa Tengah.

Budi menuturkan ada harga yang dipatok Sudewo untuk posisi tertentu di pemerintah desa, seperti Kepala Urusan, Kepala Seksi, dan Sekretaris Desa. Jumlah pastinya akan disampaikan secara detail dalam konferensi pers hari ini.

Baca Juga:Kabar Gembira! Samsung Meluncurkan Samsung Galaxy S26 Ultra Salah Satu Smartphone Paling Diminati Tahun IniGol Perdana Fuellkrug Membawa Kemenangan AC Milan Dengan Skor 1-0

“Ada. Jadi, memang ada jumlah tertentu yang dipatok untuk mengisi suatu jabatan di lingkup pemerintah desa. Nanti kami akan sampaikan secara detail angka-angkanya,” imbuhnya.

Selain Sudewo, KPK turut menangkap dua camat, tiga kepala desa, dan dua orang calon perangkat desa. Mereka hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

“Nanti secara lengkap akan kami sampaikan pengisian jabatan ada di wilayah mana saja, untuk berapa desa, untuk berapa jabatan, nanti kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers,” kata Budi.

Sementara itu, Pemprov Jawa Tengah mendukung langkah hukum KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo yang disebut terkait jual beli jabatan perangkat desa.

0 Komentar