City boleh berharap pada babak kedua. Mereka punya kualitas, pengalaman, dan nama besar. Tapi untuk sementara, malam ini milik Bodø/Glimt. Milik keberanian, kolektivitas, dan keyakinan bahwa sepak bola tak selalu tunduk pada harga dan reputasi.
Pendukung City masih menunggu. Menunggu kebangkitan, atau mungkin, menunggu kenyataan pahit bahwa di Eropa, uang tak selalu membeli segalanya.
