Evakuasi Lokomotif Dilakukan Cepat Untuk Pulihkan Perjalanan KA – Video

Evakuasi Lokomotif Dilakukan Cepat Untuk Pulihkan Perjalanan KA
0 Komentar

Evakuasi cepat lokomotif kereta api langsung dilakukan oleh PT KAI Daop Tiga Cirebon. Satu unit kereta penolong atau crane dikerahkan untuk mengevakuasi lokomotif yang ringsek dan anjlok.

Evakuasi lokomotif Kereta Api Menoreh dilakukan cepat oleh PT KAI Daop Tiga Cirebon dengan mengerahkan satu unit kereta penolong atau crane. PT KAI Daop Tiga Cirebon berupaya mengevakuasi lokomotif kereta Menoreh yang anjlok usai terlibat kecelakaan dengan truk tangki air di perlintasan tanpa palang pintu Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.

Kereta penolong crane berusaha mengangkat roda Kereta Api Menoreh yang anjlok dan mengembalikan ke jalur rel. Upaya ini sempat terkendala oleh roda belakang truk yang tersangkut bagian depan lokomotif, hingga akhirnya berhasil dipindahkan.

Baca Juga:Dishub Sidak Pengusaha Galian C Nakal Yang Abaikan Keselamatan – VideoWarga Mundu Pesisir Makin Sengsara Karena BPJS PBI Non Aktif – Video

Usai berjibaku selama hampir tiga jam, petugas akhirnya bisa mengembalikan loko ke posisi relnya. Lokomotif yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan ruang kemudi kemudian dibawa ke Dipo Lokomotif untuk dilakukan perbaikan.

Sementara, pihak PT KAI Daop Tiga Cirebon melakukan rekayasa perjalanan kereta api dengan mengalihkan arus dari arah Jawa menuju Jakarta menggunakan jalur Jakarta menuju Jawa dengan kecepatan rendah. Akibatnya, sejumlah perjalanan khususnya dari Jawa menuju Jakarta mengalami keterlambatan satu hingga dua jam, sedangkan arus sebaliknya masih dalam kondisi normal meski harus bergantian menggunakan jalur.

Usai lokomotif berhasil dievakuasi, petugas fokus melakukan perbaikan di jalur kereta yang mengalami kerusakan bantalan sepanjang lima ratus meter. Sedangkan tiga korban luka yakni masinis Linda Fahrul Ferdian dan asisten masinis Sujud Santoso serta Abi Eko pengemudi truk tangki, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Waled.

0 Komentar