Hasilnya, tendangan Brahim Diaz berhasil ditepis dengan sempurna. Stadion pun senyap, sementara para pemain Senegal merayakan kemenangan bersejarah.
Usai penyelamatan itu, Mendy menengadah ke langit sebagai bentuk syukur.
“Saya menyelamatkannya, menengadah ke langit, dan berkata: ‘Ini adalah karena karunia-Mu, Ya Allah,’” tuturnya.
Kisah Edouard Mendy di final AFCON 2025 bukan sekadar cerita tentang refleks dan teknik penjaga gawang.
Baca Juga:Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026 Resmi Dirilis, Musim Terakhir Era Mesin 1000 ccJadwal Penukaran Uang Baru 2026 untuk Lebaran, Ini Aturan dan Syarat dari Bank Indonesia
Ini adalah potret keteguhan iman, ketenangan jiwa, dan mental juara di tengah tekanan ekstrem.
Di balik satu penyelamatan krusial, ada perjuangan melawan teror mental, prasangka, dan keyakinan yang diuji di panggung terbesar Afrika.
