Komisi II DPRD Kota Cirebon komentari Jembatan Rinjani yang kondisinya kian memprihatinkan dan mengancam pengendara yang lewat. Menurutnya, pembangunan jembatan ini terkendala oleh anggaran yang besar sehingga Pemkot tidak mampu untuk membangun secara mandiri.
Kondisi Jembatan Rinjani yang berada di Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, kian mengancam pengendara yang lewat. Terlebih di tengah musim hujan, fondasi jembatan terancam tergerus akibat arus banjir di Sungai Cikalong.
Kebutuhan anggaran untuk membuat Jembatan Rinjani ini ditaksir sekitar dua belas koma lima miliar. Jumlah tersebut menjadi kendala terbesar pemerintah kota karena ketidaksanggupan APBD untuk membangun jembatan secara mandiri, sehingga membutuhkan dukungan langsung dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Baca Juga:Dishub Sidak Pengusaha Galian C Nakal Yang Abaikan Keselamatan – VideoWarga Mundu Pesisir Makin Sengsara Karena BPJS PBI Non Aktif – Video
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Mohamad Handarujati Kalamullah, mengatakan sementara ini baru 10 miliar saja anggaran yang terpasang, meski hal tersebut masih sulit untuk diserap.
Ia berharap pemerintah kota dapat segera menemukan kesepakatan dengan pemerintah provinsi maupun pusat agar pembangunan Jembatan Rinjani ini dapat segera diwujudkan.