RADARCIREBON.TV – Persib Bandung akan menjamu PSBS Biak pada lanjutan Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (15/1/2026). Meski di atas kertas Maung Bandung jauh lebih unggul, pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa laga ini sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata.
Persib bandung saat ini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 38 poin, sementara PSBS Biak masih berkutat di papan bawah, tepatnya posisi ke-15 dengan 16 poin. Pada pertemuan putaran pertama, Persib bahkan sukses menumbangkan PSBS dengan skor meyakinkan 3-0. Namun, bagi Bojan Hodak, statistik masa lalu tidak bisa dijadikan jaminan hasil di pertandingan berikutnya.
Pelatih asal Kroasia itu menilai PSBS Biak tengah berada dalam tren performa yang meningkat. Kemenangan besar 4-1 atas Bhayangkara FC pada laga sebelumnya menjadi sinyal bahaya yang tidak bisa diabaikan.
Baca Juga:Persib Waspada Penuh! Laga Pembuka Putaran Kedua Bisa Jadi Ujian Berat di GBLABidik Clean Sheet Beruntun! Teja Paku Alam Ingatkan Persib Jangan Lengah Hadapi PSBS Biak
“Biak di laga sebelumnya mengalahkan Bhayangkara dengan skor 4-1, padahal Bhayangkara adalah tim yang sulit dikalahkan,” ujar Bojan saat ditemui di Stadion GBLA.
Menurut Bojan, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil kebetulan. Ia menilai PSBS menunjukkan efektivitas serangan yang sangat berbahaya, terutama jika melihat fakta bahwa Bhayangkara dikenal sebagai tim dengan pertahanan cukup solid.
“Bhayangkara adalah tim yang tidak banyak kebobolan. Artinya, Biak itu bisa sangat berbahaya,” lanjutnya.
Bojan juga menegaskan bahwa posisi klasemen tidak selalu mencerminkan kekuatan sesungguhnya sebuah tim. Dalam kompetisi Super League musim ini, banyak kejutan terjadi dan hampir semua tim memiliki potensi saling mengalahkan.
Ia mencontohkan pengalaman Persib sendiri di putaran pertama, ketika harus menelan kekalahan dari Persijap, tim promosi yang secara peringkat berada di bawah Maung Bandung.
“Di liga ini, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun. Kami juga pernah kalah dari tim promosi. Itu jadi pelajaran penting,” tegas Bojan.
Karena itu, Bojan meminta para pemainnya untuk tampil dengan fokus penuh dan tidak mengendurkan intensitas sedikit pun. Ia juga menekankan pentingnya kerja keras sejak menit awal hingga akhir pertandingan.
