Pemerintah Kota Cirebon berencana menerapkan sistem satu arah di kawasan Jalan Sungai Sukalila. Kebijakan ini disiapkan untuk mengurai kemacetan sekaligus mendukung penataan kawasan yang akan dijadikan ikon baru Kota Cirebon.
Bersamaan dengan rencana normalisasi dan penataan Sungai Sukalila, Wali Kota Cirebon berencana akan menerapkan sistem lalu lintas satu arah untuk wilayah tersebut. Rencana penerapan satu arah ini dilakukan agar arus lalu lintas tidak lagi mengalami kepadatan di titik-titik tertentu.
Pemerintah akan melakukan simulasi bersama Dinas Perhubungan dan kepolisian sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara permanen. Tujuannya untuk melihat pola lalu lintas yang paling efektif untuk diterapkan. Simulasi direncanakan dilakukan bahkan sebelum pembangunan kawasan dimulai, bersamaan dengan proses normalisasi yang berlangsung pada hari Senin depan.
Baca Juga:Optimis Calonkan Diri Jadi Ketua MPC Pemuda Pancasila Kab. Cirebon – VideoKasus Sosial Rentan di Kab. Cirebon Meningkat – Video
Tingginya kepadatan kendaraan, terutama di jam-jam sibuk, menjadi perhatian utama. Nantinya arus lalu lintas akan dipecah, sebagian diarahkan ke jalan yang tidak terlalu padat kendaraan dan sebagian dialihkan ke jalan yang rawan kemacetan.
Pemerintah Kota Cirebon memastikan kebijakan ini akan dibahas lebih lanjut bersama para pelaku usaha dan pengelola kawasan, agar penerapannya tidak mengganggu aktivitas warga dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi setempat.
Dengan penataan terpadu ini, Pemkot berharap kawasan Kali Sukalila tidak hanya tertata rapi dan lancar dari sisi lalu lintas, tetapi juga menjadi destinasi baru kebanggaan warga Kota Cirebon dan masyarakat luas.