RADARCIREBON.TV – Memasuki penghujung pekan ketiga di bulan Januari 2026, pasar logam mulia tanah air dikejutkan dengan pergerakan harga yang sangat signifikan. Bagi Anda para investor atau masyarakat yang memantau pergerakan aset aman (safe haven), kabar terbaru dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kali ini benar-benar menyita perhatian. Tidak tanggung-tanggung, harga emas batangan mencatatkan lonjakan tajam yang terbilang cukup drastis dalam waktu singkat.
Pada awal pekan, harga emas masih bertengger di angka Rp2.705.000 per gram. Namun, dinamika pasar yang terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026, menunjukkan tren yang sangat agresif. Terjadi dua kali pembaruan harga dalam satu hari tersebut. Hingga waktu petang, tercatat harga emas Antam melesat naik hingga menyentuh angka Rp2.915.000 per gram. Ini berarti terdapat kenaikan sebesar Rp210.000 dibandingkan harga di awal pekan.
Lonjakan yang meroket ini tidak hanya terjadi pada harga jual atau harga beli konsumen saja. Bagi Anda yang berencana untuk mencairkan simpanan logam mulianya, harga jual kembali atau buyback juga ikut terkerek naik. Jika pada awal pekan harga buyback berada di kisaran Rp2.650.000 per gram, maka pada Jumat petang angka tersebut merangkak naik menjadi Rp2.733.000 per gram. Meskipun kenaikan buyback sebesar Rp83.000 tidak setinggi kenaikan harga jualnya, tren ini tetap memberikan angin segar bagi para pemilik emas.
Baca Juga:Here We Go!! Shayne Pattynama Resmi ke PersijaPrabowo Temui Presiden FIFA dan Zinedine Zidane di Acara World Economic Forum 2026, Bahas Apa?
Berdasarkan data terbaru yang dirilis melalui laman resmi Galeri24, berikut adalah rincian harga emas Antam untuk berbagai ukuran kepingan per Jumat, 23 Januari 2026:
- Kepingan 0,5 gram dibanderol seharga Rp1.639.000.
- Kepingan 1 gram kini mencapai Rp3.168.000.
- Kepingan 2 gram berada di angka Rp6.270.000.
- Kepingan 3 gram dihargai Rp9.378.000.
- Kepingan 5 gram menyentuh angka Rp15.593.000.
Fenomena kenaikan harga yang sangat tajam menjelang akhir pekan ini tentu memicu berbagai spekulasi di kalangan pelaku pasar. Kenaikan sebesar Rp210.000 dalam satu gram adalah angka yang sangat fantastis untuk pergerakan harian atau mingguan. Bagi masyarakat, situasi ini menjadi momen penting untuk menentukan strategi investasi ke depan apakah akan segera membeli sebelum harga semakin melambung tinggi, atau justru memanfaatkan momen ini untuk melakukan aksi ambil untung melalui buyback.
