Jadwal Final Piala Asia Hari Ini Tayang di TV Mana? China Tantang Jepang, Vietnam Kunci Peringkat ke-3

Piala Asia AFC U23 2026
Trofi AFC Asian Cup U23 2026 (the-afc.com)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Panggung terakhir Piala Asia U-23 2026 akhirnya mempertemukan dua kekuatan yang sama-sama lapar sejarah. Jepang dan Cina, sebuah final ideal akan saling berhadapan di partai final, Sabtu 24 Januari 2026 malam WIB, dalam laga yang menentukan siapa penguasa sepak bola Asia muda.

Pertandingan puncak ini dijadwalkan kick-off pukul 22.00 WIB dan dapat disaksikan secara langsung melalui RCTI serta Soccer Channel di platform Vision+. Duel berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal Sports City, Jeddah, Arab Saudi.

Final ini disebut banyak pihak sebagai laga paling ideal, mengingat konsistensi Jepang dan kejutan besar yang dihadirkan Cina sepanjang turnamen.

Baca Juga:Jadwal Pertandingan Final Piala Asia U23 2026: China vs Jepang, Live RCTI Jam Berapa?Siaran Langsung Semifinal Piala Asia AFC U23 2026 dan Jam Tayang TV: Duel Penentuan Final

Jepang melangkah ke final dengan cara khas mereka: disiplin, efisien, dan mematikan. Korea Selatan harus angkat koper setelah gol tunggal Kaito Koizumi di semifinal memupus harapan Negeri Ginseng. Samurai Muda kembali menunjukkan mengapa mereka selalu jadi standar emas sepak bola usia muda Asia.

Di sisi lain, Cina datang ke final dengan status kuda hitam paling berisik. Anak asuh Antonio Puche tampil menggila saat membungkam Vietnam 3-0 di semifinal. Peng Xiao, Xiang Yuwang, dan Wang Yudong menjadi simbol kebangkitan Cina yang selama ini tenggelam di level U-23.

Final ini bukan sekadar perebutan trofi, tapi panggung penentuan sejarah. Bagi Jepang, kemenangan berarti mengukuhkan dominasi. Sejak turnamen ini digelar, Jepang sudah dua kali menjadi juara dan kini berpeluang mencatatkan diri sebagai negara pertama dengan tiga gelar Piala Asia U-23. Sebuah warisan kuat bagi generasi muda Samurai Biru.

Sementara bagi Cina, partai ini adalah klimaks dari dongeng luar biasa. Dari tim yang selama lima edisi selalu gagal lolos fase grup, kini mereka melompat jauh hingga ke final. Satu kemenangan lagi akan mengubah wajah sepak bola muda Cina secara permanen.

“Ada energi besar di tim ini. Kami bukan hanya bermain untuk diri sendiri, tapi untuk sejarah,” ujar gelandang Jepang Ryunosuke Sato, menegaskan ambisi timnya jelang laga pamungkas.

Vietnam Rebut Peringkat Ketiga, Menang Heroik Meski Bermain 10 Orang

0 Komentar