Dominasi Jepang di Asia! 5 Fakta Menarik Jepang Juara Piala Asia U-23 2026

5 Fakta Menarik Jepang Juara Piala Asia U-23 2026
Dok. @jalanfootballassociation
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kejuaraan Piala Asia U-23 2026 baru saja usai dengan menghadirkan Timnas Jepang sebagai raja baru di Benua Kuning. Kemenangan telak 4-0 atas China di laga final yang berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, menjadi bukti betapa mengerikannya kekuatan skuad Samurai Biru Muda musim ini. Tidak hanya sekadar membawa pulang trofi, kemenangan ini juga diwarnai dengan berbagai catatan emas yang mempertegas dominasi mereka.

Berikut adalah rangkuman 5 Fakta Menarik Jepang Juara Piala Asia U-23 2026 yang patut Anda simak:

1.Rekor “Back-to-Back” dan Koleksi Gelar Terbanyak

Jepang berhasil mencetak sejarah besar sebagai negara pertama yang mampu meraih gelar juara secara beruntun atau back-to-back di turnamen ini. Setelah sebelumnya menjadi kampiun di edisi 2024, mereka kembali naik ke podium tertinggi di tahun 2026. Kini, Jepang mengoleksi total tiga gelar juara (2016, 2024, dan 2026), menjadikan mereka tim paling sukses sepanjang sejarah Piala Asia U-23 dan menjauh dari kejaran negara-negara lain yang baru mengemas satu trofi.

2.Ketajaman Lini Serang yang Luar Biasa

Baca Juga:Jangan Sampai Ketinggalan!! Link Live Streaming Arsenal vs Manchester United di Vidio, 25 Januari 2026Big Match Arsenal Vs MU di Emirates! Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 24-27 Januari 2026

Sepanjang turnamen berlangsung di Arab Saudi, anak asuh pelatih Jepang tampil sangat produktif. Mereka tercatat sukses menyarangkan total 16 gol ke gawang lawan. Puncaknya terjadi di babak final, di mana mereka membantai China empat gol tanpa balas melalui aksi gemilang Kosei Ogura (dua gol), Yuto Ozeki, dan eksekusi penalti Ryunosuke Sato.

3.Tembok Pertahanan yang Sulit Ditembus

Selain tajam di lini depan, Jepang juga memiliki pertahanan yang sangat solid. Dalam enam pertandingan yang dilalui sejak fase grup hingga final, gawang Jepang tercatat hanya kebobolan satu kali saja. Statistik ini menunjukkan keseimbangan tim yang luar biasa antara disiplin bertahan dan efektivitas menyerang.

4.Ryunosuke Sato Sang Mesin Gol

Keberhasilan Jepang tidak lepas dari kontribusi individu para pemainnya, salah satunya Ryunosuke Sato. Pemain berbakat ini menjadi salah satu tulang punggung tim dengan torehan empat gol sepanjang turnamen. Gol penaltinya di partai final tidak hanya menambah keunggulan tim, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak bagi Samurai Biru Muda.

0 Komentar