Villarreal sempat mencoba bangkit. Gerard Moreno memperoleh peluang emas di dalam kotak penalti, tetapi penyelesaian akhirnya melenceng. Kesempatan itu menjadi salah satu momen terbaik tuan rumah, sekaligus sinyal bahwa malam ini keberuntungan tak berpihak kepada mereka.
Saat laga memasuki fase akhir, Madrid tampil seperti tim yang tahu betul ke mana arah tujuan mereka. Waktu dikelola dengan tenang, energi dijaga, fokus tak goyah. Hingga akhirnya, di masa injury time, Mbappe kembali menjadi penentu. Ia dijatuhkan di kotak penalti dan maju sendiri sebagai algojo. Eksekusi tenangnya memastikan kemenangan 2-0.
Dua gol Mbappe bukan hanya angka di papan skor. Itu adalah simbol tekad Madrid dalam lomba panjang menuju garis finis La Liga. Di La Cerámica, Real Madrid tidak hanya menang, mereka menunjukkan bahwa perburuan gelar kini sepenuhnya berada di tangan mereka.
